Berita

muhammad VI/ist

Dunia

Muhammad VI Resmikan Pabrik Baja dan Terminal Mobil

SABTU, 28 APRIL 2012 | 14:31 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Kompleks pabrik baja senilai 5 sampai 7 miliar dirhams di Chellalate, Provinsi Mohammedia, diresmikan Raja Muhammad VI hari Kamis lalu (26/4). Proyek ini mencerminkan telak kuat Kerajaan Maroko mengembangkan sektor industri di tengah kebutuhan baja berkualitas tinggi yang terus tumbuh. Proyek itu pun memperlihatkan keterbukaan Kerajaan ke pasar internasional.

Pabrik baja ini memproduksi 2,9 juta ton per tahun yang akan digunakan untuk berbagai sektor pembangunan perumahan dan perkantoran juga industri listrik.

Menurut Maghreb Arab Presse, kompleks industri baja seluas 130 hektar persegi di distrik Bled Solb itu mempekerjakan sekitar 2.000 orang. Lebih dari setengah produksinya ditujukan untuk pasar Eropa (56 persen). Sementara untuk Afrika sebesar 27 persen, Asia sebesar 13 persen dan Timur Tengah sebesar 4 persen. Diperkirakan pabrik baja ini bisa menyerap 20 ribu tenaga kerja.

Di hari yang sama Raja Muhammad VI juga meresmikan terminal penyimpanan dan pemrosesan di pelabuhan Kasblanka senilai 168 dirhams. Fasilitas ini akan akan mendukung arus pengiriman ekspor dan impor mobil.

Disebutkan bahwa terminal baru ini dibangun dengan maksud untuk memperbaiki daya saing juga menunjang pertumbuhan ekonomi di kawasan itu. Setidaknya, sebanyak 5.000 monbil dapat ditampung di terminal ini. Proyek terminal baru ini juga memainkan peranan penting dalam perkembangan industri otomotif Maroko serta merupakan bagian penting dari Pakta Pertumbuhan Industri Nasional yang diluncurkan tahun 2005 lalu. [guh]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya