Berita

Valentino Rossi

Olahraga

Yamaha Masih Tutup Pintu

Soal Akan Baliknya Rossi Ke Yamaha
RABU, 25 APRIL 2012 | 09:53 WIB

RMOL. Kabar keretakan hubungan Valentino Rossi dengan timnya Ducati rupanya sudah sampai ke bekas timnya Yamaha. Namun, Yamaha masih pikir-pikir untuk kembali mengajak The Doctor, julukan Rossi.

Seperti diketahui, rumor ten­tang akan hijrahnya Rossi dari Ducati sudah ramai dalam bebe­rapa pekan terakhir. Spekulasi ter­sebut mencuat, setelah peba­lap asal Italia ini berkali-kali me­ngeluhkan sepeda motornya yang tidak mampu membuatnya melaju dengan cepat dan sulit di­kendalikan. Rossi akan heng­kang pada musim 2013, karena kecewa dengan timnya dan akan berlabuh kepada Yamaha.

Bagaimana tanggapan tim Ya­­maha terkait akan kembalinya Rossi? Manajer Tim Yamaha, Wil­co Zeelenberg menyatakan sampai saat ini timnya belum ada pembicaraan. Yang ada, pihak­nya kemungkinan memperpan­jang kontrak Jorge Lorenzo.

“Saya tidak tahu hal tentang kembalinya Valentino. Hal yang pasti adalah bahwa dia harus me­ngadakan kesepakatan dengan jajaran top manajemen Yamaha, dan saya tak berpikir itu mung­kin baginya,” kata Zeelenberg.

“Dia menutup pintu rapat-ra­pat pada musim 2010, dan tak ada lagi cara untuk membuka­nya. Prioritas kami adalah se­se­gera mungkin memperbarui kon­trak dengan Jorge. Spies sudah memperlihatkan kemampuannya untuk menang pada level ini, te­tapi dia harus lebih konsisten, se­hingga kami harus tetap me­nunggu sampai separuh musim,” tambahnya.

Rencana Yamaha akan kem­bali memperpanjang Lorenzo langsung mendapat respon po­sitif dari sang pebalap. Pebalap asal Spanyol ini  juga punya ke­inginan untuk menghabiskan ka­riernya bersama tim berlambang garpu tala tersebut.

Sejauh ini, rider berjuluk X’Fuera ini merasa nyaman de­ngan seluruh personel tim. Be­lum lagi, Lorenzo menunjukkan kepuasannya atas motor 1000cc yang disediakan tim. Apalagi Lo­renzo menganggap YZR-M1 tahun ini lebih kompetitif, dan mem­buatnya kian semangat un­tuk kembali merebut titel dunia musim ini.

“Saya ingin bertahan bersama Yamaha untuk sepanjang karier saya. Saya merasa luar biasa de­ngan seluruh tim dan kami sudah seperti keluarga. Saya tak tahu jika bisa merasakan hal yang sa­ma dengan tim lain,” kata Lorenzo.

Lorenzo mengaku, terkesan de­­ngan motor 1000cc Yamaha yang musim ini, jauh lebih baik dari musim lalu. Lorenzo me­mang sudah gatal untuk kembali merebut gelar dan mematahkan dominasi sang rival Casey Sto­ner yang menunggang Repsol Honda.

“Tahun lalu kami mengalami ke­sulitan, tapi tiga tahun sebe­lumnya, kami memenangkan se­galanya dan di masa itu kami pu­nya motor terbaik. Tapi sayang­nya kami belum punya motor ter­baik tahun lalu,” katanya.

Jelang GP Qatar, Lorenzo me­masang target tinggi diseri kedua MotoGP di Sirkuit Jerez, Spa­nyol akhir pekan mendatang.

Dia bertekad mencetak hat­trick di kampung halamannya. Selan itu, dia juga bertekad un­tuk memperkuat posisinya di kla­semen sementara sekaligus naik podium pertama dihadapan ribuan fansnya.

Seperti diketahui, dua musim sebelumnya, juara dunia Moto­GP 2010 ini selalu menjadi yang tercepat di Sirkuit Jerez. Perfor­ma Lorenzo di lintasan sepan­jang 4.423 meter itu pada sesi tes juga tidak mengecewakan.

“Saya sangat senang kembali ke Jerez lagi. Kami pernah me­la­kukan tes di sini dan hasilnya sa­ngat bagus,” kata Lorenzo se­perti dikutip Crash.net.

Di tempat terpisah, Rossi me­nepis rumor bahwa dirinya se­dang mempertimbangkan renca­na meninggalkan Ducati. “Saya akan tetap tinggal di tim Ducati. Kami akan melakukan semua­nya untuk membuat Rossi-Du­cati berhasil. Kami akan menco­ba di semua perlombaan dan ti­dak akan pernah menyerah,” ka­ta Rossinya. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya