Berita

presiden sby/ist

SBY Ajak Kabinet Ekonomi ke Dua Tujuan Besar

SELASA, 24 APRIL 2012 | 16:20 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Presiden SBY menegaskan, harus ada upaya sangat serius dari pemerintah untuk menjaga kondisi ekonomi dengan APBN Perubahan 2012 dan segala pembatasan yang diberikan DPR RI.

Upaya yang sangat serius itu adalah untuk dua hal, yaitu pertumbuhan ekonomi tetap 6,5 persen, dan bisa ditingkatkan untuk kesejahtaraan rakyat, mengurangi angka kemiskinan dan hal lain yang dampaknya langsung dirasakan rakyat. Tujuan kedua adalah menjaga APBNP 2012 dan fiskal aman tanpa harus mengubah lagi.

"Dengan harga BBM yang tidak naik, harus ada opsi dan solusi lain. Kalau tidak ada tindakan lain penuh tanggung jawab, tentu mengarah ke sesuatu yang tidak sehat. Karena itulah kita harus lakukan sesuatu menjaga pertumbuhan dan menjaga APBN kita," kata Presiden SBY di tengah rehat rapat terbatas kabinet di kantor Presiden, Jakarta, Selasa (24/4).


Sidang kabinet hari ini, lanjut SBY, didesain untuk membahas semua secara kebijakan secara marathon oleh menteri terkait dan setelah ditetapkan akan jadi kebijakan.

"Setelah itu mari kita jalankan, dengan demikian ekonomi tetap tumbuh," ucapnya.

Sebelum penjelasan itu, Presiden SBY mengajak semua anak buahnya untuk mengheningkan cipta mengenang almarhum Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo dan di saat bersamaan kepergian ibunda dari Kepala UKP4 Kuntoro Mangkusubroto. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya