Berita

fauyzi bowo/ist

Mungkinkah Fauzi Bowo Perjuangan Dangdut hingga Dapat Pengakuan Unesco

MINGGU, 22 APRIL 2012 | 08:28 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Selain sebagai Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo juga pembina Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut Indonesia (PAMMI). Dalam seminar musik dangdut yang digelar di Hotel Saripan Pacific, Jakarta, kemarin (Sabtu, 21/4), Fauzi Bowo berjanji akan memperjuangkan musik dangdut hingga mendapatkan pengakuan dari Unesco, sebuah badan di bawah Perserikatan Bangsa Bangsa yang mengurusi masalah pendidikan dan budaya.

Mungkinkah?

Mungkin, menurut Fauzi Bowo, selagi seluruh rakyat Indonesia mencintai musik dangdut sebagai bagian budaya bangsa.

“Saya khawatir jika kita tidak mencintai musik ini nanti dangdut akan diklaim negara lain seperti halnya reok Ponorogo yang sempat diklaim negara tetangga,” ujar Foke saat membuka seminar, seperti disampaikan Head of Media Center Foke-Nara, Kahfi Siregar.

“Sebagai pembina PAMMI saya akan membantu merumuskan roadmap musik dangdut menuju Unesco sehingga musik ini bisa merambah seluruh pelosok dunia tidak hanya di Jepang dan Amerika saja,” ujar Fauzi Bowo lagi.

Dia juga bercerita, dalam sebuah kunjungan ke Inggris, tanpa sengaja ia mendengarkan alunan musik dangdut. Ini adalah bukti kuat bahwa musik dangdut sudah begitu merambah dunai internasional. Menurut Fauzi Bowo, seharusnya go international ini bisa memberikan manfaat kepada artis dan pencipta lagu dangdut.

“Untuk memajukan musik dangdut saya siap berkerja keras kepala jadi kaki, kaki jadi kepala agar musik ini bisa menjadi kebanggaan bersama bangsa Indonesia,” demikian Fauzi Bowo. [guh]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya