Berita

Para Sesepuh Golkar Disarankan Satu Meja

SABTU, 21 APRIL 2012 | 17:46 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Harus diakui, elektabilitas Aburizal Bakrie (Ical) sebagai calon presiden masih jauh dari harapan, dan lebih rendah dari dua seniornya, Jusuf Kalla dan Akbar Tanjung.

Pakar ilmu politik Universitas Indonesia, Iberamsjah, menganjurkan para pendukung Ical yang ngebet menjadikannya capres tunggal partai tidak terburu-buru. Dia sepakat, jajaran pengurus Golkar sebaiknya menghargai suara para tokoh senior yang juga ikut membangun serta menyelamatkan Golkar setelah Orde Baru tumbang.

"Sebenarnya, sudah waktunya elit senior Golkar itu, para sesepuh itu duduk satu meja berbicara masalah partai, baik mereka yang masih di dalam maupun di luar," ujar dia saat dihubungi beberapa waktu lalu (Sabtu, 21/4).


Dia tidak setuju penilaian yang menyebut tokoh-tokoh sekaliber Akbar Tanjung Cs sudah tidak berpengaruh lagi sehingga peringatan mereka bahwa percepatan Rapimnas Golkar melanggar aturan, dianggap angin lalu oleh DPP Golkar.

"Saya rasa tidak, Akbar Tanjung tak semudah itu bisa diatasi. Pendukung Akbar Tanjung begitu kuat kalau dia bergerak ke tingkat dua di daerah-daerah, itu pendukung Akbar. Ical itu di tingkat I saja," jelasnya. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya