Berita

Alvent Yulianto/Hendra Aprida Gunawan

Olahraga

Alvent/Hendra Peras Keringat

Cedera Otot, Simon Mundur
KAMIS, 19 APRIL 2012 | 08:23 WIB

RMOL. Indonesia berhasil menempatkan dua wakilnya di babak ketiga sektor ganda putra di Kejuaraan Bulutangkis Asia yang digelar di Qingdao, China, kemarin.

Kedua pasangan ganda putra tersebut, Alvent Yulianto/Hendra Aprida Gunawan dan Angga Pra­tama/Ryan Agung Saputra.

Alvent/Hendra  harus bersusah payah  me­ngalahkan pasangan ganda putra asal Malaysia, Thien How Hoon/Wee Kiong Tan, lewat kemena­ngan tiga gim 12-21, 21-18 dan 21-15.

 Unggulan kelima ini harus menelan kekalahan lebih dulu di gim pertama. Sete­lah tertinggal, pasangan pelatnas Cipayung ini berhasil bangkit dan membalas kekalahan terse­but, sekaligus menyelesaikan pertandingan selama 53 menit.  

Di babak ketiga, Alvent/Hen­dra akan menghadapi pasangan Kamboja, Sok Chanthorn/Kano­ra Ngoun yang mengalahkan pa­sa­ngan Uzbekistan, Artyom Sa­vatyugin/Rafael Zakirov 21-18 dan 21-16.

Sementara Angga/Ryan yang tidak diunggulkan tidak perlu mengeluarkan banyak keringat dan hanya butuh waktu 15 menit untuk menundukkan pasangan Mongolia, Erdenebayar Enkh­bold/Zolzaya Munkhbaatar, 21-9 dan 21-6. Selanjutnya, dia akan ditantang unggulan kedua asal Jepang, Hirokatsu Hashimoto/Noriyasu Hirata yang me­num­bangkan pasangan Thailand Pa­tipat Chalardchaleam/Nipit­phon Puangpuapech 21-15, 19-21 dan 21-13.

Sayang, wakil Indonesia lain­nya, pasangan Yohanes Rendy Sugiarto/Afiat Yuris Wirawan ha­rus angkat koper lebih dulu. Pa­sanagan muda ini tumbang, se­telah ditaklukan unggulan ke­empat asal Taiwan, Chieh Min Fang/Sheng Mu Lee 14-21 dan 20-22.

Di sektor tunggal, Simon San­toso memutuskan mundur dari turnamen tersebut. Simon mun­dur karena mengalami cedera, sebelum bertanding melawan pemain China, Huan Gao. “Otot perut saya tertarik, mulai terasa waktu di Axiata Cup. Sehabis me­­la­wan Sameer Verma, sa­kit­nya mulai terasa lagi terutama saat melakukan smash” ujar Si­mon, seperti dikutip situs PBSI.

Simon akan kembali ke Jakar­ta, Kamis (19/4/2012) pagi, un­tuk menjalani pengobatan. Se­dianya setelah turnamen ini, dia langsung berangkat ke New Del­hi untuk mengikuti kejuaraan In­dia Open Superseries 2012. Na­mun mengingat kondisinya, Si­mon belum bisa memastikan apa­­­kah dia akan tampil di India Open pekan depan, yang meru­pakan turnamen terakhir untuk perhitungan poin Olimpiade Lon­don 2012.

“Akan dilihat dulu perkemba­ngan cedera saya. Jika memung­kinkan saya akan ikut India Open, jika tidak, saya akan fokus untuk penyembuhan dulu,” jelas Simon.

Dengan mundurnya Simon, maka sektor tunggal putra hanya menyisakan Dionysius Hayom Rumbaka. Hayom berhasil mela­ju ke babak ketiga, setelah me­nga­lahkan pemain Thailand, Sup­panyu Avihingsanon 21-16 dan 21-16.

Sementara itu, di ganda putri, dua wakil Indonesia, Meiliana Jauhari/Greysia Polii dan Anne­ke Feinya Agustin/Krishinda Ma­­heswari langsung tersingkir di babak pertama.

Greysia/Meiliana harus me­nye­rah di tangan ganda Korea, Jung Kyung Eun/Kim Ha Na 11-21, 21-19 dan 17-21. Sementara ganda juara SEA Games 2011, Nitya Krishinda Maheswari/An­neke Feinya Agustin dikalahkan ganda China, Bao Yixin/Zhong Qianxin 21-16, 22-24 dan 12-21.

Indonesia masih menyisakan harapan pada ganda puteri vete­ran Vita Marissa/Nadya Melati. Na­mun mereka langsung meng­ha­dapi lawan berat asal India, Jwala Gutta/Ashwini Ponnappa. Saat berita ini diturunkan, ke­duanya sedang bermain. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya