Berita

Caroline Woz­niacki

Olahraga

Dilumat Kerber, Wozniacki Gagal Cetak Hattrick

Tenis WTA Kopenhagen Terbuka 2012
SELASA, 17 APRIL 2012 | 10:08 WIB

RMOL. Juara bertahan Caroline Woz­niacki gagal mempertahankan gelar­nya pada turnamen tenis WTA Kopenhagen Terbuka 2012, Denmark. Bekas petenis no­mor satu dunia ini diper­malukan petenis Jerman, Ange­lique Kerber 6-4 dan 6-4 di laga final, dini hari kemarin.

Dengan demikian, Wozniacki gagal mencetak hattrick di tur­namen lapangan keras tertu­tup tersebut, sekaligus memutuskan 14 kemenangan beruntunnya di musim ini. Sebelumnya, dia ber­hasil memenangi dua musim sebe­lumnya yakni pada 2010 dan 2011.

Sedangkan, kemenangan Ker­ber, sekaligus membalas ke­ka­lahan dalam dua kali pertemuan sebelumnya. “Saya merasa tidak ada beban. Bila saya kalah dalam per­tandingan itu, tidak apa-apa. Ki­ni saya memiliki kesempatan dan saya gembira dapat me­me­nangkannya,” kata Kerber yang memenangi gelarnya yang kedua da­lam kariernya, setelah sebe­lumnya untuk pertamakali me­nang di Paris, Februari, lalu.

“Saya suka bertanding di sini dan kini saya merasa bermain amat bagus lawan Carile. Saya gembira dapat menaikkan level penampilan saya dalam beberapa pertandingan ini dan saya merasa memiliki rasa percaya diri tinggi. Saya amat termotivasi untuk bekerja lebih keras,” tambahnya.

Sementara bagi Wozniacki, ke­kalahan ini merupakan ke­mun­duran dalam karier tenis pro­fesionalnya. Sebelumnya, dia ke­hilangan status petenis nomor satu dunia dan gagal meraih ge­lar grand slam, sehingga terlem­par ke posisi lima dunia.

Jika Wozniacki ingin kembali k­eperingkat satu dunia musim ini, dia harus terus mencapai ba­bak final di semua turnamen ter­sisa musim ini. “Setiap pemain ten­tu ingin selalu menang. Ya ra­sanya amat mengecewakan bila kalah, tapi ini bukan merupakan bencana,” kata Wozniacki.

Sementara itu, di turnamen tenis Piala Gubernur DKI Jakarta 2012, petenis senior asal Jawa Tengah, Prima Simpati Aji lolos ke ba­bak utama, setelah menak­lukan re­kan sedaerahnya, Irawan Ba­gus 6-2 dan 6-4 di babak kua­lifikasi yang digelar di Tenis Sport Klub Kelapa Gading, Jakarta, kemarin.

Selain Prima, petenis putra lain­nya yang lolos adalah Willia Les­mana (DKI), Anggy Pradika (Jabar), Sugino (DKI), Tri Aris Mu­nandar (Jateng), Jess David Alexander (DKI dan Fernando D Sanger (Sulut) serta Marhendra (Sumsel).

Sekretaris Umum Pengprov Persatuan Tenis Seluruh Indo­nesia (Pelti) DKI Jakarta, Imam Supardi menyatakan, turnamen ter­sebut diikuti 140 petenis yang ter­diri 96 putra dan 44 putri. “Meski tidak diikuti anggota tim Piala Davis dan Fed Cup, persaingan  turnamen ini bakal ketat,” kata Imam.  [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya