Berita

Video Porno Mirip Anwar Ibrahim Beredar di Indonesia Ditanggapi Beragam

JUMAT, 13 APRIL 2012 | 17:57 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Intelektual muslim Prof. Dawam Raharjo, menilai tokoh oposisi Malaysia Anwar Ibrahim merupakan sosok anti korupsi dan ingin melakukan perubahan di negaranya. Karena itu, Dawam tidak percaya jika pelaku dalam video mesum, yang saat ini beredar di Indonesia itu, adalah mantan Deputi Perdana Menteri Malaysia tersebut.

"Saya tidak percaya itu Anwar. Saya kenal baik. Tapi kalau ternyata itu benar, maka saya mendukung hukuman berat terhadap tokoh oposisi Malaysia tersebut," ungkap Dawam (Jumat, 13/4).

Ia menduga, isu skandal seks ini sengaja direkayasa dan dihembuskan terkait kepentingan politik. Anwar, lanjut Dawam ingin merombak oligarki politik di Malaysia menuju negara demokrasi. "Tentu ini adalah ancaman bagi pemerintah Malaysia," pungkasnya.

Saat ini beredar dan diperjualbelikan di Glodok, Jakarta Barat, sebuah video porno dimana pelakunya mirip Anwar Ibrahim. Di cover video itu terdapat tulisan Skandal Sex Sang Perdana Menteri Tertangkap CCTV. Juga terdapat cuplikan adegan dan foto dua perempuan yang dibayangi gambar bendera Malaysia. Sedangkan di bawahnya, ditulis, Malingsia Membara.

Durasi video ini selama 17 menit 14 detik. Dalam video memang terlihat sosok mirip Anwar sedang berhubungan intim dengan seorang perempuan di sebuah hotel. Sebelum berhubungan intim, juga terlihat seorang laki-laki. Tapi video ini tidak ada suaranya. Adegan itu diambil pada tanggal 21 Februari 2011. Hal itu tertera dalam video tersebut.

Media Malaysia sendiri sudah lama memberitakan keberadaan video tersebut. Video ini juga terdapat di YouTube. Atas hal itu, keluarga Anwar pun sudah membantah. Bahkan, beberapa media Indonesia, seperti Tribun, juga memberitakannya.

Pada Selasa 5 April 2011, The Star memberitakan, Istri Anwar, Datuk Seri Dr. Wan Azizah Wan Ismail mengaku menonton video itu bersama keluarganya. Namun, dia menegaskan, bahwa dalam viode itu bukan Anwar. Karena tubuh dan fisik Anwar berbeda dengan sosok yang ada di video itu.

"Ini dikuatkan oleh fakta bahwa selama setahun terakhir ia selalu ditemani anaknya ke manapun ia pergi baik olahraga dan menjalani fisioterapi untuk cidera tulang belakang," katanya seperti dilansir Tribun.

Sementara itu, pengamat dunia Islam dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Hery Sucipto menegaskan, jika benar pelaku dalam rekaman video mesum tersebut adalah Anwar Ibrahim, maka sangat disayangkan.

"Ketokohan Anwar Ibrahim di kalangan masyarakat muslim Asia Tenggara dan Dunia Islam tidak diragukan lagi. Dia cukup punya pengaruh. Namun jika benar pelaku itu adalah dia, tentu hal ini sangat memalukan, tindakan tercela dan merusak citra dia sebagai tokoh Islam," papar Hery (Jumat, 13/4).

Ia berharap, siapapun tokoh muslim, termasuk Anwar Ibrahim, harus lebih bijak dan hati-hati, baik dalam bertindak maupun mengeluarkan statemen. Menurutnya, pernyataan Anwar di The Wall Street Journal, akhir Januari lalu, telah melukai hati. Karena Anwar menyatakan dukungan total keamanan dan eksistensi negara zionis Israel. [zul]


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

UPDATE

Rudi Margono Isi Kursi Jampidsus Menggantikan Febrie Adriansyah

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:24

Pembiayaan Tembus Rp10 T, Laba Bank Mega Syariah Naik 17,56 Persen di Semester I-2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:24

Profil Etik Suryani Bupati Sukoharjo yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:20

Ini Alasan KPK Batal Ikut Konferensi Pers Polda soal Perkara yang Menyeret Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:04

Jakarta Jadi Kota Termahal ke-21 di Dunia pada 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:42

Inggris Siapkan Bonus Fantastis Jika Juara Piala Dunia 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:37

Saham SK Hynix Melonjak 13 Persen Saat Debut di Nasdaq

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:31

Komisi III DPR Soroti Kasus Korupsi Batu Bara dan Isu Mundurnya Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:16

Biarkan Kortas Polri Usut Dugaan TPPU Jampidsus Tanpa Intervensi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:00

Jumlah Investor BBTN Kembali Melonjak per Juni 2026, Akhiri Tren Penurunan Dua Bulan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:51

Selengkapnya