Berita

Valentino Ros­si

Olahraga

Rossi: Stoner Pebalap Aneh

JUMAT, 13 APRIL 2012 | 09:10 WIB

RMOL. Pebalap Ducati, Valentino Ros­si mulai membandingkan dirinya dengan pebalap Repsol Honda, Casey Stoner terkait ke­suksesannya saat membela Ducati.

Seperti diketahui, saat mem­bela Ducati, Stoner sukses men­jadi juara dunia pada 2007. Se­dangkan, The Doctor, julukan Rossi hanya mengoleksi satu kemenangan atau berbanding 23 kemenangan milik Stoner.

“Dia (Stoner, red) mempunyai gaya membalap yang aneh dan dia juga masih sangat muda ke­tika 2007 lalu, sehingga lebih mu­dah baginya untuk ber­adap­tasi dengan Ducati,” kata Rossi seperti dikutip dari Autosport, kemarin.

Menurutnya, Stoner harus ber­te­rimakasih kepada Ducati ka­rena gaya membalap saat ini ma­sih berkarater gaya balapan mo­tor Ducati. “Dia tumbuh ber­kem­bang bersama Ducati, jadi dia se­harusnya berterima kasih ke­pada Ducati mengingat gaya mem­balap yang dia punyai pada saat ini disebabkan dulu dia ber­kem­bang bersama motor ini, yang mana jika kamu tidak me­ngen­darainya dengan cara yang benar maka kamu akan berantakan,” urai Rossi.

Untuk pertamakalinya sepan­jang 15 tahun karier mem­ba­lap­nya, Rossi gagal meraih satupun kemenangan pada musim 2011 silam. Namun, situasinya ter­nyata masih sama saja di musim 2012 ini.

Rossi hanya menempati pe­ringkat sepuluh di seri pem­buka MotoGP Qatar, sementara rekan setimnya Nicky Hayden finis keenam. Bahkan, pebalap tim satelit Pramac Ducati, Hector Bar­bera masih lebih baik dari Rossi dengan berada di posisi sembilan.

“Kami tidak bisa kompetitif. Saya tidak bisa mengendarai mo­tor seperti ini. Saya tidak bisa membuat perubahan, bahkan menjaga persaingan dengan (Nicky) Hayden, yang seha­rusnya saya bisa lebih cepat,” sesal Rossi.

Rumor yang beredar, Rossi akan meninggalkan pabrikan asal Italia itu dan memperkuat tim satelit Yamaha di musim 2013. Rossi malah disebut sudah pu­nya sponsor untuk musim de­pan yakni Coca-Cola. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya