Berita

Valentino Rossi

Olahraga

Rossi Mulai Patah Semangat

Tampil Buruk Di GP Qatar
RABU, 11 APRIL 2012 | 09:33 WIB

RMOL. Gagal bersinar di seri pem­bu­ka balapan MotoGP musim ini, Valentino Rossi mulai patah se­mangat. Pebalap Ducati ini pe­simis, performa motornya belum akan membaik dalam waktu dekat.

Pada seri perdana musim 2012 di Sirkuit Internasional Losail, GP Qatar akhir pekan lalu, pebalap berju­lukan The Doctor ini harus puas menempati posisi kesepuluh. Hasil ini lebih buruk dari musim lalu ketika Rossi berhasil finis di posisi ketujuh di Losail.

“Kami mengalami kemundu­ran dari tahun lalu. Dan ini tidak ba­gus untuk tim,” ujar Rossi.

Pada balapan kemarin, juara dunia MotoGP tujuh kali ini ter­paut 33 detik dari pebalap Yama­ha, Jorge Lorenzo yang menjadi pe­menang di Losail.

Masalah lain yang menimpa Rossi di Losail adalah problem un­dersteer dan kurangnya daya ceng­keram dari Ducati GP12. “Saya pikir kami harus bekerja ke­ras sebelum bisa menuai hasil­nya dan tak banyak yang akan ber­ubah dalam waktu dekat se­be­lum Jerez,” lanjut Rossi.

Hal tersebut juga diamini  pim­pinan kru Rossi, Jeremy Bur­gess. Menurutnya, masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang ha­rus dikerjakan pabrikan asal Ita­lia itu.

“Hasil di Qatar belum cukup ba­gus dan kami masih harus me­lakukan banyak hal,” aku Bur­gess kepada MCN.

Dilanjutkan mekanik andalan Rossi tersebut, yang pertama ha­rus dibenahi Ducati saat ini ada­lah memperkecil selisih waktu de­ngan pebalap tercepat.

“Kami mesti melakukan ba­nyak pembenahan. Paling awal membenahi  selisih dalam kisa­ran sepuluhan detik sebelum bi­ca­ra selisih per detik. Tapi hasil ini jelas belum cukup untuk me­ngejar podium jadi kami punya banyak PR,” lanjut Burgess.

Musim 2011 yang menjadi mu­sim perdana Rossi di Ducati juga berjalan mengecewakan. Ros­si finis di urutan ketujuh kla­semen akhir pebalap dengan 139 poin. Dari 18 seri, pebalap Italia ini cuma naik podium sekali. De­ng­an start yang buruk di Qatar, Ros­si mengakui prestasinya pa­da musim ini bisa saja lebih me­nge­cewakan dari musim lalu. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya