Berita

miranda goeltom/rmol

SUAP CEK PELAWAT

Miranda: Anak Kami Sama-sama Bersekolah di San Francisco

SENIN, 09 APRIL 2012 | 10:52 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Setelah pengadilan mengambil sumpah kelima saksi untuk sidang perkara suap cek pelawat dengan terdakwa Nunun Nurbaetie, mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda S Goeltom yang berstatus tersangka pada perkara yang sama, ditetapkan Hakim Ketua sebagai saksi yang akan dimintai keterangannya pertama kali.

Di awal, Hakim Ketua Sudjatmiko menanyakan kepada Miranda soal riwayat perkenalan Miranda dengan Nunun Nurbaetie. Kemudian, Miranda mengisahkan bahwa awalnya dia mengenal sosok Nunun dari media massa. Perkenalan kemudian terjadi karena mereka sama-sama mempunyai anak yang mengambil studi di Amerika Serikat.

"Anak saya satu sekolah dengan putri Beliau di San Francisco, dari situ saya lebih sering dengar namanya. Saya sekali dua kali ketemu putri Beliau jadi saya mengenal Beliau," ujarnya di hadapan majelis hakim Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (9/4).


Miranda membenarkan kesimpulan dari Hakim Ketua bahwa hubungan mereka awalnya karena sama-sama memilik anak yang bersekolah di San Francisco.
 
"Betul, walau tidak satu sekolah," ucapnya.

Kemudian, perkenalan itu ditindaklanjuti dalam pertemuan-pertemuan atau ajang pameran-pameran yang sering mereka berdua hadiri.

"Saya tanyakan kabar, ngobrol sedikit-sedikit sebatas sebagai pertemanan secara sosial. Tapi secara administratif formil tak pernah berhubungan dengan Beliau," tegasnya.[ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya