ilustrasi
ilustrasi
RMOL. Demonstrasi di depan komplek parlemen yang dilakukan pada Jumat pekan lalu (30/3), untuk menolak kenaikan harga BBM dan bertepatan dengan sidang paripurna DPR, berakhir dengan bentrokan antara aparat keamanan dengan massa.
Komite Gerakan Aksi Mahasiswa dan Pemuda Anti Rezim SBY-Boediono (Gampar SBY-Boediono) yang tergabung dalam aksi massa menegaskan, bentrokan itu terjadi karena adanya provokasi yang dilakukan oleh pihak di luar massa aksi.
Siang ini di kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Jakarta, Gampar SBY-Boediono mengadukan pelanggaran terhadap perlindungan hak-hak kemanusiaan dan tindakan kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh aparat kepolisian terhadap massa aksi dari barisan mahasiswa, pemuda, buruh dan rakyat Indonesia dalam penanganan demonstrasi menolak kenaikan harga BBM.
Populer
Jumat, 04 September 2026 | 20:28
Rabu, 09 September 2026 | 01:15
Kamis, 03 September 2026 | 14:46
Selasa, 01 September 2026 | 15:17
Selasa, 08 September 2026 | 15:34
Selasa, 01 September 2026 | 01:59
Sabtu, 05 September 2026 | 16:59
UPDATE
Kamis, 10 September 2026 | 20:17
Kamis, 10 September 2026 | 20:12
Kamis, 10 September 2026 | 20:05
Kamis, 10 September 2026 | 19:58
Kamis, 10 September 2026 | 19:50
Kamis, 10 September 2026 | 19:40
Kamis, 10 September 2026 | 19:31
Kamis, 10 September 2026 | 19:14
Kamis, 10 September 2026 | 19:01
Kamis, 10 September 2026 | 18:45