Berita

Real Madrid

Olahraga

Uji Kelayakan Ujung Tombak

Real Madrid vs Apoel Nicosia
RABU, 04 APRIL 2012 | 08:56 WIB

RMOL. Real Madrid sudah menguji alotnya pertahanan APOEL Ni­cosia di leg pertama perempat fi­nal Liga Champions. Dini hari nan­ti WIB, mereka siap berpesta pora untuk lolos ke babak semi­final nantinya.

Tim asuhan Jose Mourinho ini berhasil membantai APOEL 3-0 di Nicosia, Siprus pekan lalu. Bisa jadi ini hanya formalitas buat Madrid, karena bila ingin lolos APOEL harus menang se­di­kitnya 4-0. Sesuatu yang mus­tahil buat APOEL.

Laga ini bisa jadi ujian  bagi para penyerang Madrid. Menyimak di leg pertama, Ma­drid memang dominan namun kebun­tuan gol baru pecah di me­nit 74.

Pertahanan solid APOEL ak­hirnya tak kuasa menahan gem­puran bertubi-tubi dari Cristiano Ro­naldo. Hasilnya, Madrid suk­ses melesakkan tiga gol yang di­cetak Karim Benzema (2 gol) dan Ri­cardo Kaka. Selain dari skor akhir, kedig­dayaan jawara Liga Champions sembilan kali ini ju­ga terlihat je­las di statistik. Dari segi ball-pos­session, Los Blan­cos unggul hing­ga 70%.

Sementara untuk urusan pe­luang, Madrid tidak akan mem­berikan APOEL kesempatan men­cetak gol. Pelatih Ivan Jova­novic sudah mengakuinya di leg perta­ma, bahkan menyebut partai semi­final sudah dibooking Madrid.

“Mereka sudah di empat besar. Buat kami, ini hanya formalitas. Tapi setidaknya kami sudah mem­buktikan pada dunia, perse­pakbolaan Siprus sudah selang­kah lebih maju,” kata Jovanovic.

Pelatih Real Madrid, Jose Mou­rinho tetap merendah. “Mung­kin semua orang menilai pertandingan melawan APOEL akan menjadi laga yang mudah. Tapi dengan per­tahanan yang kuat, serangan balik me­reka juga menakutkan,” kata pe­latih Real Madrid itu.

Lebih lanjut Jose masih ber­ha­rap dari kemilaunya Kaka. Di leg pertama satu assist dan satu gol dipersembahkan pemain Brazil itu, sehingga dia dipertimbang­kan kembali jadi starter. ‘’Kami sa­dar pertandingan sangat sulit. Tapi, menurunkan Kaka dan Mar­celo adalah keputusan yang me­nentukan,’’ tutupnya.  [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya