Berita

Karateka

Olahraga

36 Karateka Masuk Pelatnas

SEA Games 2013
SELASA, 03 APRIL 2012 | 08:40 WIB

RMOL. Sebanyak 36 karateka lolos Seleksi Nasional (Seleknas) yang digelar Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI). Mere­ka akan disiapkan untuk SEA Games 2013 dan Kejuaraan Ka­rate Dunia Premiere League.

“Mulai hari ini, kami sudah siap menjalankan Pelatnas. Kom­petisi di SEA Games itu soal kehormatan bangsa dan ne­gara. Oleh karena itu harus se­gera kami mulai jangan sam­pai SEA Games berikutnya ti­dak jadi juara umum,” kata Ke­tua Umum PB Forki, Hen­dar­dji Supandji dalam pembukaan pelatnas karate SEA Games di Senayan, Jakarta, kemarin.

Menurutnya, pelatnas kali ini menggunakan sistem pro­mo­si dan degradasi yang di­eva­­luasi setiap lima bulan. Ja­di, masih ada kesempatan bagi karateka yang belum lolos se­leknas untuk terpilih mengikuti pelatnas.

“Yang belum masuk pelatnas masih bisa masuk apabila me­reka mempunyai prestasi yang baik. Setiap lima bulan, PB FOR­KI akan melakukan eva­luasi terhadap seluruh atlet nasional,” kata calon Gubernur DKI Jakarta dari independen ini.

Seperti diketahui, pada SEA Games 2011 di Jakarta dan Pa­lembang, tuan rumah Indon­e­sia tampil sebagai juara umum dengan merebut 10 medali emas, dua perak, dan empat perunggu.

Sedangkan, untuk SEA Ga­mes 2013, PB FORKI menar­getkan untuk mempertahankan gelar juara umum tersebut.

Selain untuk memper­siap­kan SEA Games 2013, pelatnas tersebut juga diadakan sebagai persiapan atlet menghadapi kejuaraan karate WKF (World Karate Federation) Premiere League yang akan diadakan di Jakarta 23-24 Juni mendatang. “Target kami menjadi lima besar dunia,” kata Hendardji.

Enam negara telah ditunjuk WKF menjadi tuan rumah Pre­miere League tahun ini. Indo­nesia menjadi tuan rumah keti­ga setelah WKF Premiere Lea­gue di Prancis (14-15 Januari), dan Be­landa (10-11 Maret). Tiga negara lain yang telah menjadi tuan rumah WKF Premiere Lea­gue adalah Turki (1-2 Septem­ber), Jerman (22-23 September) dan Austria (8-9 Desember). [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya