Berita

AC Milan

Olahraga

Lagi, Gol Hantu Gentayangan

Catania vs AC Milan
SENIN, 02 APRIL 2012 | 08:32 WIB

RMOL. AC Milan kedua kalinya diru­gikan akan adanya ‘gol hantu’. Akibat ‘gol hantu’, Milan gagal meraih kemenangan di kandang Catania di lanjutan Seri A pada Sabtu malam lalu.

Catania dan Milan harus ber­bagi angka setelah hanya berma­in imbang 1-1 (0-1). Robinho menit 37 sempat membuat Milan ung­gul terlebih dahulu, sebelum disamakan Nicola Spolli (54'). Hasil seri tersebut membuat po­sisi Rossonerri sebagai capollista terancam dari Juventus yang te­rus menguntit di peringkat dua.

Tambahan satu angka mung­kin bisa diterima Milan jika saja tak terjadi ‘gol hantu’. Ya, gol han­tu kembali muncul dan me­ru­gikan Milan untuk kedua kali­nya. Milan jelas belum melupa­kan gol hantu yang dibuat Sulley Muntari saat meraih hasil seri dari Juventus bulan lalu.

Namun gol itu kembali lagi saat melawan Catania, dan lagi-lagi membuat Milan kehilangan poin penuh. Insiden yang berbau kon­troversial itu terjadi di menit ke-64, saat Robinho mendapat­kan peluang emas yang telah me­le­wati kiper Juan Carrizo. Bola se­pakannya pun meluncur deras hingga melewati dua bek Catania.

Tapi masih ada Giovanni Mar­chese yang menahan laju bola agar tidak masuk. Seperti di­li­hat tayangan ulang, masih me­nim­bulkan pertanyaan apa­kah bola sudah melewati garis gawang atau belum. Tapi wasit Mauro Ber­gonzi tidak sepen­dapat deng­an para pemain Milan yang me­ng­anggap bola tersebut sudah me­lewati garis gawang.

“Ini sangat sulit untuk me­nga­takan, tetapi itu gol. Ini bukan masalah wasit atau hakim garis, karena ini sulit untuk dicerita­kan, tetapi masalahnya adalah bah­wa ada banyak orang yang terus ber­bicara dan harus tutup mulut,” ungkap Allegri kepada Football-Italia, Minggu (1/4).

Sementara dari kubu Catania sendiri menjamin bahwa gol Ro­binho itu memang tidak sah ka­rena bola sudah ditahan sebelum melewati garis gawang. Marche­se, yang menahan bola itu, sen­diri yang bilang hal tersebut.

“Milan mengklaim itu sebuah gol? Tentu saja tidak. Saya ber­ada di garis batas gawang dan ma­sih bisa membuang gol sebe­lum melewati garis,” sanggah Mar­chese kepada Football Italia.  

Jika benar bola belum mele­wati gawang, pendapat Mar­che­se tepat. Sebab menurut Aturan FIFA, sebuah gol baru dinyata­kan sah jika seluruh bola telah melewati garis gawang. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya