Berita

ilustrasi/ist

Bebaskan Mahasiswa Konami Tanpa Syarat dan Dalam Tempo Sesingkat-singkatnya

MINGGU, 01 APRIL 2012 | 17:24 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Mahasiswa Konsolidasi Nasional Mahasiswa Indonesia (Konami) yang ditangkap oleh polisi di kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta bukanlah pelaku pembakaran mobil Resmob di depan LBH Jakarta, Salemba, Kamis malam (29/3). Oleh karenanya, semua mahasiswa yang kini diamankan Polda Metro Jaya harus dibebaskan tanpa syarat dan dalam tempo sesingkat-singkatnya.

Demikian disampaikan Koordinator Tim Advokasi Mahasiswa dan Rakyat, Bambang Sri Pujo Sukarno dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Minggu (1/4).

"Mahasiswa yang berada di dalam gedung LBH tidak sedang melakukan aksi unjuk rasa. Pada kejadian, Gedung LBH pun dikunci dari dalam agar tidak tersusupi provokator," tegasnya.


Ketika kejadian, Mahasiswa Konami yang berada di dalam gedung LBH, sedang beristirahat karena dalam keadaan sakit. Apalagi mereka telah melakukan perjalanan jauh dari luar Jakarta.

"Dari data diatas, dsapat disimpulkan bahwa yang melakukan pembakaran terhadap mobil Resmob adalah massa yang berada di luar gedung LBH, bukan mahasiswa di dalam gedung LBH," imbuhnya.

Kamis malam (29/3), polisi menahan puluhan mahasiswa Konami yang bertahan didalam Gedung LBH. Polisi menduga mahasiswa tersebut pelaku pembakaran mobil Resmob di Jalan Diponegoro, Salemba. Para mahasiswa kemudian diancam Pasal 187 tentang mendatangkan bahaya bagi keamanan umum dan melakukan pembakaran serta peledakan dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. [arp]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya