Berita

ilustrasi/ist

HARGA BBM

Pak Polisi, Konami adalah Pejuang Kebenaran dan Bukan Kriminal!

MINGGU, 01 APRIL 2012 | 11:27 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Aneh, setiap langkah dan gerak aktivis Konsolidasi Nasional Mahasiswa Indonesia (Konami) di berbagai daerah selalu diawasi dan dibuntuti polisi.

"Apakah polisi menginginkan bentrokan dengan mahasiswa? Atau bukti nyata ketakutan rezim SBY," kata Humas Konami, Firmana Tri Andika, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Minggu, 1/4).

Firmana mengingatkan, bahwa mahasiswa yang tergabung dalam Konami adalah kelompok intelektual yang berani membela rakyat. Aktivis Konami bukanlah pelaku tindak kejahatan atau kriminal.


"Kami tahu Polisi menjalankan tugas yang dibebankan oleh SBY karena ketakutannya yang sudah sangat tinggi. Tapi, kami para Mahasiswa juga sedang menjalankan tugas kami sebagai agen perubahan untuk  kesejahteraan rakyat," tegas Firman.

"Kami tidak memukul, menendang, atau menghajar aparat kepolisian. Tapi kami beberapa kali selalu mendapat tindakan kekerasan dan represifitas dari aparat kepolisian sehingga banyak teman seperjuangan kami yang harus dirawat," sambung Firmana.

Firmana juga menegaskan bahwa aktivis Konami tidak memiliki tameng, dan apalagi senjata. Konami hanyalah sekelumpulan mahasiswa yang memiliki semangat dan hati nurani.

"Karena itu, kami tidak pernah takut dengan segala teror, intimidasi, penangkapan,dan kekerasan yang dilakukan polisi terhadap kami. Karena kami punya keyakinan yang besar, bahwa yang kami perjuangkan adalah kebenaran," demikian Firmana. [ysa]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya