basarah/ist
basarah/ist
RMOL. Pengurus Pusat Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional (GMNI) sangat menyesalkan pernyataan beberapa oknum pengurus cabang Persatuan Alumni GMNI terkait polemik antara kepentingan pemerintah yang mau menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dengan berbagai unsur masyarakat yang menolak rencana kenaikan harga BBM tersebut.
Demikian disampaikan Sekjen PP PA GMNI, Ahmad Basarah, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Jumat, 30/3). Pernyataan Basarah ini terkait dengan pernyataan Ketua PA GMNI Bogor Yustinus Timor, Sekertaris P GMNI Jambi Nyoman Rai dan Ketua PA GMNI Tuban Sunarso, yang intinya mengatakan bahwa aksi menolak kenaikan harga BBM yang hanya untuk menaikan citra dan membuat ricuh.
Basarah mengingatkan bahwa PA GMNI adalah wadah perhimpunan para alumni GMNI yang terdiri dari berbagai latar belakang spektrum politik dari berbagai partai politik seperti Demokrat, Golkar dan PDI Perjuangan dan lain-lain. Di sampaing itu, PA GMNI juga menjadi wadah alumni GMNI yang kini tersebar di lembaga birokrasi, akademisi, pengusaha, LSM dan sebagainya.
Populer
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08
Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59
Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43
Kamis, 02 April 2026 | 10:39
UPDATE
Minggu, 05 April 2026 | 12:15
Minggu, 05 April 2026 | 11:34
Minggu, 05 April 2026 | 11:20
Minggu, 05 April 2026 | 11:08
Minggu, 05 April 2026 | 10:31
Minggu, 05 April 2026 | 10:20
Minggu, 05 April 2026 | 10:14
Minggu, 05 April 2026 | 09:43
Minggu, 05 April 2026 | 09:33
Minggu, 05 April 2026 | 09:04