Berita

PKS: Kami Tak Berseberangan dengan Koalisi

SENIN, 26 MARET 2012 | 15:26 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Anggota koalisi pendukung pemerintahan SBY-Boediono diminta untuk tidak mudah terpancing isu yang memecah belah khususnya berkaitan dengan rencana pemerintah menaikkan harga BBM dalam waktu dekat.

Seruan itu disampaikan Ketua DPP PKS Bidang Humas Mardani Ali Sera dalam keterangan kepada Rakyat Merdeka Online Senin siang (26/3).

"Semua kan masih kita bicarakan. Jangan mudah dipancing dong. Semua pihak kan perlu diberi pengertian agar kebijakan ini dapat dipahami semua pihak," ujar Mardani.

Mardani juga menjelaskan bahwa tidak ada yang salah dengan surat yang dikirimkan DPP PKS kepada Presiden SBY. Surat itu memuat tiga hal yang mungkin dapat dipertimbangkan Presiden.

Pertama, harga BBM tidak naik dengan alternatif solusinya. Kedua, harga BBM dinaikkan untuk kendaraan pribadi, namun untuk kendaraan umum tidak naik. Dan ketiga, harga BBM dinaikkan secara bertahap.

"Baca dulu dong isinya. Inikan usulan. Jangan sedikit diprovokasi teman-teman langsung emosi. PKS ini berkoalisi ikut berkeringat, ikut berjuang, bukan koalisi hadiah. Masa ngasih usulan tidak boleh", tegas Mardani.

Masih menurut Mardani saat ini di DPR berkembang dua opsi. Pertama DPR menyetujui subsidi sebesar Rp 160 triliun dan alokasinya diserahkan kepada pemerintah. Konsekuensinya harga BBM naik sekitar Rp 500 per liter. Opsi ini diapresiasi seluruh anggota koalisi.

Opsi kedua, DPR menyetujui subsidi Rp 178 triliun dengan catatan pemerintah tidak menaikkan harga BBM. Opsi ini berasal dari PDIP, Hanura dan Gerindra. "Semuanya ini akan terus dimatangkan, masih dibahas Banggar dengan Menkeu dan Menteri ESDM. Jadi sikap PKS ini tidak bertentangan sama sekali dengan koalisi," demikian Mardani. [guh]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya