Berita

m. Merah/ist

Dunia

Mengaku Pengikut Al Qaeda, Muhammad Merah Tewas Saat Melompat dari Jendela

JUMAT, 23 MARET 2012 | 10:19 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Muhammad Merah yang baru berusia 23 tahun melepaskan tembakan membabibuta ke arah pasukan keamanan Prancis yang mengepung apartemennya di Toulouse, Kamis pagi waktu setempat (22/3).

Drama pengepungan selama lebih dari 31 jam itu berakhir dengan kematian Merah. Ia melompat keluar dari jendela kamarnya. Saat Merah melompat keluar itulah, seorang penembak jitu melepaskan tembakan ke kepala Merah.

Jaksa Francois Molins dalam keterangan pers mengatakan, mereka menemukan dua peluru tersisa di magazine senjata milik Merah.

Muhammad Merah mengaku pernah mendapatkan pendidikan militer di kamp Al Qaeda yang belum diketahui lokasi persisnya. Sejauh ini pihak keamanan Prancis mengatakan Merah baru sebatas orang yang mengaku-aku sebagai kaum jihadis dan anggota Al Qaeda. Belum diperoleh informasi detail mengenai kedekatan dan hubungan dirinya dengan kelompok itu.

Pemerintah Prancis menginginkan Merah karena ia membunuh tiga penerjun payung negeri itu. Selain itu Merah juga menewaskan seorang pendeta Yahudi, dan tiga anak-anak yang masing-masing berusia 4, 5 dan 7 tahun ketika menyerang sebuah sekolah Yahudi di Toulouse tanggal 11 Maret lalu.

Seperti dikutip dari CNN, pihak otoritas Prancis mengatakan, Merah menggunakan berbagai alasan untuk melakukan pembunuhan. Termasuk larangan menggunakan jilbab, keikutsertaan Prancis dalam pasukan internasional di sejumlah negara Muslim dan kekerasan yang dialami bangsa Palestina.

Polisi menemukan video yang berisi rekaman saat Merah membunuh korban-korbannya, amunisi dan bahan-bahan peledak, saat menggerebek kediaman Merah setelah ia tewas.

Dalam video rekaman ketika membunuh seorang tentara Prancis, Merah mengatakan, "Anda membunu saudaraku. Kini aku membunuhmu."

Video lain memperlihatkan Membunuh dua tentara lain Montauban. Dia terdengar mengatakan "Allahu Akbar" saat membunuh keduanya.

Dalam salah satu rekaman polisi juga menemukan pernyataan Merah yang mengatakan dirinya telah mengunduh video-video serangan itu ke internet. Tetapi sejauh ini pihak keamanan Prancis belum mengetahui kapan, dimana dan bagaimana Merah mengunduh video-video itu. [guh]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya