Berita

Erra Maniarra/ist

MENUJU PILKADA JAKARTA

Inilah Kelebihan Nachrowi Ramli

SELASA, 20 MARET 2012 | 14:56 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Apa kelebihan Nachrowi Ramli yang mendampingi sang incumbent Fauzi Bowo dalam Pilkada DKI Jakarta bulan Juli nanti?

Menurut Erra Maniarra, Nachrowi Ramli yang biasa disapa Nara punya kelebihan dalam mobilasasi akar rumput. Kemampuan ini akan sangat bermanfaat untuk mendongrak performa pemerintah Jakarta khususnya dalam program anti kemiskinan.

Sebagai Wakil Sekretaris DPD Partai Demokrat di Jakarta, Erra menyaksikan langsung kemampuan Nara menyapa dan menggerakkan akar rumput selama ini. Kemampuan Nara ini, katanya pula, akan melengkapi kepiawaian Fauzi Bowo dalam mengatrol Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jakarta sebesar 6,6 persen dan menjadikan Jakarta sebagai penyumbang pertumbuhan ekonomi tertinggi dan tercepat di Indonesia sepanjang 2011.


"Untuk lima tahun berikutnya, Bang Nara bisa fokus untuk mengerjakan agenda kerakyatan. Apalagi sebagai Ketua DPD Demokrat DKI beliau sudah cukup fasih dengan program perlindungan sosial, baik yang berbasis keluarga, komunitas maupun usaha kecil menengah," kata Erra yang juga Ketua Departemen Perempuan, Benteng Kedaulatan (BK), ormas pendukung SBY-Boediono dalam Pemilu 2009.

Erra yakin, Jakarta di bawah Foke-Nara akan menjadi contoh keberhasilan program pemerintah pusat di daerah yang tercermin dalam harmonisasi dari percepatan perluasan pembangunan ekonomi dan percepatan perluasan pengurangan kemiskinan.

"Kuncinya ada pada sinergitas dari strategi pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan pengurangan kemiskinan, yakni pada keterkaitan program, lokasi, sasaran, dan Foke-Nara adalah sosok yang tepat," jelas Erra lagi.

Dikatakan Erra, apa yang dirintis Pemda DKI dengan memberdayakan 52.370 anggota kelompok dasawisma yang tersebar di seluruh Jakarta, merupakan contoh sinergitas program, sasaran, dan lokasi dari pusat tumbuh ekonomi, dan upaya perlindungan sosial. [guh]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya