Berita

Dimitar Berbatov

Olahraga

Sering Cadangan, Berba Siap Hengkang

JUMAT, 16 MARET 2012 | 08:52 WIB

RMOL.Dimitar Berbatov nampaknya tak bisa menyembunyikan bah­wa karirnya di Manchester Uni­ted telah habis. Setan Merah pun mempersilahkan Berbatov kalau dia ingin hengkang dari Old Traf­ford pada bursa transfer mu­sim panas nanti.

Pemain depan asal Bulgaria itu tampaknya relatif sulit masuk skuad utama United. Di lini de­pan, Wayne Rooney sudah pu­nya tandem yang lebih men­jan­jikan, seperti Javier Hernandez dan Danny Welbeck.

Faktor usia juga berpengaruh. Berbatov sudah berusia 31 ta­hun, sementara Hernandez dan Welbeck diatas 25 tahun.

“Keinginannya adalah mem­per­kuat tim inti. Pada usia yang sudah 31 tahun dia masih me­ngincar posisi tersebut. Namun sulit bagi saya memenuhi ke­inginan Berbatov. Karena itu se­baik­nya dia mencarinya di tem­pat lain. Ini semua berkaitan de­ngan kebutuhan tim di akhir musim. Bagi seorang pemain, usia dan kemampuan sangatlah me­nentukan,” kata pelatih Sir Alex Ferguson seperti dilansir dari msn.foxsports.com.

Meski demikian, MU seper­ti­nya tidak ingin rugi dengan me­lepas Berbatov secara gratis saat kontraknya berakhir pada musim panas nanti.

Manajemen United diper­kirakan bakal mem­per­panjang kontrak Berb­atov untuk satu tahun ke depan. Jika kon­trak­nya diperpanjang maka Uni­ted akan memperoleh sejumlah uang saat melepas Berbatov.

Toh manajemen klub sadar kalau mereka tidak akan men­da­pat pemasukan senilai angka yang telah dikeluarkan untuk mem­boyong Berbatov. Seperti diketahui, saat mendatangkan Berbatov dari Spurs, manajamen MU harus merogoh kocek hing­ga 30,75 juta pounds atau setara Rp 445 miliar.

“Inilah sesuatu yang perlu kami pertimbangkan di akhir mu­sim. Bagi pemain dengan usia dan kemampuan yang sama de­ngannya, memang menge­ce­wa­kan bila tidak berada di tim inti. Kami akan lihat hingga akhir mu­sim, namun sebelum itu dia ma­sih pemain MU,” tandasnya.

Sebelumnya, Berbatov me­ne­gas­kan ingin tetap bertahan di United meski jarang tampil. Na­mun kemudian dia akhirnya men­gungkapkan perasaannya ter­siksa karena jarang bermain. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya