Berita

Sebastian Vet­tel

Olahraga

Ecclestone: Vettel Bisa Gusur Schumi

Formula Satu
RABU, 14 MARET 2012 | 08:05 WIB

RMOL. Bos Formula Satu, Bernie Ec­clestone optimis Sebastian Vet­tel bisa melewati rekor s­e­ni­ornya Michael Schumacher dalam meraih gelar.

Hal ini diungkapkan Eccles­tone, sebelum gaung F1 mu­sim ini berlangsung di Aus­tralia. Meski hasil tes Vettel tidak ter­lalu meyakinkan, pe­balap asal Jerman itu berpel­u­ang untuk mempertahankan gelar juara­nya ketiga kali. “Tebakan saya, Vettel bisa menjadi juara lagi. Apa yang bisa membendung­nya? Saya rasa selain itu akan men­jadi se­buah kejutan yang besar,” ung­kap Ecclestone menge­nai pe­luang Vettel pada musim ini.

“Hasil tes pramusim me­mang berbicara dengan lan­tang. Tim Red Bull terlihat ma­sih bisa bersaing lagi dan Vet­tel baru 24 tahun, jadi dia ma­sih memiliki potensi untuk me­­mecahkan rekor tersebut,” te­gas Ecclestone.

Saat ini, Schumi masih men­jadi pebalap dengan peraih gelar juara dunia F1 terbanyak yakni tujuh kali. Namun, me­nurut Ecclestone, memba­yang­­­kan Vettel untuk melewati rekor milik Schumi tersebut.

“Vettel memiliki segalanya, bakat, hasrat, semangat dan dia benci kekalahan. Saya bisa mem­bayangkan Vettel menga­lahkan rekornya,” tandasnya.

Pada kesempatan sama, Ec­clestone juga mendukung pem­batasan bujet di F1 agar penge­luaran tim-tim besar setara de­ngan tim-tim papan bawah. Bu­jet tim-tim F1 diperkirakan ber­kisar antara 35 juta euro hingga 200 juta euro (setara Rp 420 mi­liar-Rp2,4 triliun).

“Tim-tim harus belajar men­jadi kompetitif tanpa gelonto­ran banyak uang. Mereka harus kembali fokus ke dasar bala­pan. Dalam olahraga bukan pa­da markas tim yang seperti bang­sawan atau segala tetek be­ngek hiburan,” kata Ecclestone.

Terakhir kali F1 mencoba menyeragamkan bujet terjadi pada 2009 lalu saat bekas pre­siden FIA Max Mosley menyo­rongkan rencana tersebut. Na­mun, tim-tim F1 dengan tegas menolak usulan tersebut.

Saat ditanya apakah apakah aturan pengetatan bujet ini akan diberlakukan dalam waktu dekat, Ecclestone tak menolaknya. “Sa­ya akan menyambutnya deng­an senang hati. Ya, saya pikir itu bisa terjadi,” katanya. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

34 Ribu Kendaraan Melintas Padalarang dan Lembang, Mayoritas Roda Dua

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:55

Tinjau Terminal Pulo Gebang, Seskab Teddy Jamin Arus Balik Lancar

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:38

Akui Coretax Bermasalah, Purbaya Perpanjang Deadline Lapor SPT hingga Akhir April 2026

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:48

Energi Filipina Masuk Zona Waspada, Presiden Marcos Aktifkan Mode Siaga

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:27

Dugaan Intervensi Politik Bayangi Penanganan Kasus Yaqut di KPK

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:10

Emas Mulai Ditinggalkan, Investor Lirik Bitcoin sebagai Aset Aman

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:06

Mendagri: Sumbar Capai 100 Persen Pemulihan Pascabencana, Sumut-Aceh Belum

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Tren Nikah Melonjak Usai Lebaran, Kemenag Pastikan KUA Siaga Meski WFA

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:20

Ledakan Wisatawan Lebaran di Jabar, DPRD Ingatkan Waspada Bencana dan Pungli

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:01

IHSG Menguat ke Level 7.199 di Sesi I Rabu Siang, Ratusan Saham Menghijau

Rabu, 25 Maret 2026 | 12:28

Selengkapnya