Berita

Rafael Nadal

Olahraga

Nadal Ngaku Nggak Dendam

Dikalahkan Djokovic 7 Kali Beruntun
SABTU, 10 MARET 2012 | 08:58 WIB

RMOL. Tujuh kali berturut-turut di­ka­lahkan Novak Djokovic di per­tandingan terakhir, tidak mem­buat Rafael Nadal dendam. Pe­raih sepuluh gelar grand slam ini mengaku, tidak terobsesi mem­balaskan kekalahan kepada The Djoker, julukan Djokovic.

Petenis kidal asal Spanyol ini hanya ingin bermain sebaik mung­kin di musim ini. “Saya se­lalu mengatakan hal yang sama, saya ingin meningkatkan per­mainan,” kata Nadal yang se­dang bersiap menghadapi tur­na­men ATP Indian Wells di Cali­fornia, dilansir dari Reuters.

“Saya tidak mau mening­kat­kan permainan hanya untuk me­ngalahkan Djokovic, Federer atau petenis lain. Saya mencoba me­lakukan yang terbaik setiap hari, untuk meningkatkan per­main­an tenis, untuk menjadi pe­tenis lebih baik setiap hari,” lan­jutnya.

Seperti diketahui, Nadal b­nar-benar tidak berdaya saat meng­hadapi Djokovic dalam dua mu­sim terakhir. Di tujuh pertemuan terakhir, Nadal selalu kalah, ter­masuk tiga pertemuan terakhir di ajang Grand Slam. Meski demikian, Nadal masih unggul dalam rekor pertemuan 16-14 atas Djokovic.

Pertemuan terakhir kedua pe­tenis itu terjadi pada final Grand Slam Australia Terbuka 2012. Saat itu, Djokovic berhasil ke­luar sebagai juara, setelah me­nyudahi perlawanan Nadal da­lam duel melelahkan hampir enam jam 5-7, 6-4, 6-2, 6-7 dan 7-5.

Pemain berusia 25 tahun ini mengatakan, tak ada formula yang sakti untuk mengalahkan Djokovic. Semua tergantung ke­pada kerja keras, karena Djo­kovic sudah membawa tenis ke level yang berbeda.

“Jika apa yang saya lakukan sudah cukup untuk mengalahkan Djokovic, maka fantastis. Jika belum, maka saya akan terus bekerja. Saya bangun setiap pagi dan saya langsung ke lapangan untuk berlatih,” jelas Nadal.

“Saya tidak memikirkan Djokovic. Saya memikirkan hal yang dibutuhkan untuk me­ning­katkan permainan, saya hanya memikirkan diri sendiri,” pung­kas peraih 10 gelar Grand Slam itu. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya