Berita

Menguat, Golkar akan Dukung Alex Noerdin

RABU, 07 MARET 2012 | 22:08 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. DPP Partai Golkar dipastikan akan memilih salah seorang antara Alex Noerdin dan Tantowi Yahya untuk diusung sebagai calon gubernur DKI Jakarta pada Juli mendatang.

"Satu di antara dua nama itu (yang akan diusung)," ungkap Ketua Dewan Pelaksana Balitbang DPP Partai Golkar Indra J Piliang kepada Rakyat Merdeka Online petang tadi (Rabu, 7/3).

Partai Golkar tidak mencukupi syarat untuk mengajukan pasangan calon sendirian. Karena partai berlambang berlambang pohon beringin itu hanya mengantongi 7 kursi di DPRD DKI Jakarta. Sementara syarat partai mengajukan pasangan harus  memiliki minimal 15 kursi.

Karana itu, masih Indra, Partai Golkar harus berkoalisi dengan partai lainnya agar bisa mengajukan pasangan calon. Sejauh ini, partai tersebut sudah menjalin komunikasi dengan PPP dan PDS.

"Kecuali PG punya 15 kursi, bisa sendirian," jelasnya.

Soal siapa yang akhirnya dari dua nama itu yang akan diusung Partai Golkar, tergantung negosiasi dengan partai yang akan diajak berkoalisi.

"Negonya bisa kita yang nomor 1 (AN) atau nomor 2 (TY). Makanya opsi keduanya terbuka," jelas mantan peneliti CSIS ini.

Tantoyi Yahya sebelumnya pernah mengungkapkan, bahwa dirinya hanya akan maju sebagai cagub bukan cawagub. Tapi, dipastikan, Tantowi akan bersedia bila ditunjuk menjadi calon orang nomor dua.

"Dia (Tantowi) ikut keputusan partai. Kalau PG punya 15 kursi. Kan bisa saja (mendukung) AN-TY (sebagai cagub dan cawagub)," bebernya.

Tapi Golkar mengincar kursi gubernur atau wakil gubernur?

"Nomor 1," jawab Indra singkat. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya