Berita

ilustrasi

PILGUB DKI

Ingat, Ada Persoalan yang Lebih Serius untuk Diselesaikan daripada Banjir dan Macet!

SELASA, 06 MARET 2012 | 16:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Banjir dan macet dua persoalan yang menjadi momok bagi warga Jakarta. Tapi diingatkan, ada persoalan lain yang lebih penting untuk diatasi gubernur Jakarta periode 2012-2017.

"Yaitu, soal kemiskinan di masyarakat Jakarta. Jangan kita menganggap persoalan kemiskinan di Jakarta ini lebih sepele soalnya daripada sekadar banjir," ungkap Ketua Umum DPP Partai Nasdem Patrice Rio Capella kepada Rakyat Merdeka Online, (Selasa, 6/3).

"Macet dan banjir memang penting untuk diselesaikan. Tapi persoalan-persoalan kemanusiaan harus diutamakan oleh gubernur Jakarta mendatang," sambung Rio.

Rio mengungkapkan, masalah banjir terkait dengan alam. Banjir akan teratasi apabila kali yang ada di Jakarta dilebarkan atau diperdalam, misalnya. Sementara kemiskinan menyangkut orang.

"Ini persoalan menyangkut nyawa. Orang hidup di pinggiran rel. Bagaimana mereka digusur di sana-sini. Harus ada pemecahannya. Jadi intinya, bagaimana memanusiakan manusia di Kota Jakarta," sambung Rio.

Kalau misalnya persoalan kemiskinan itu dapat diatasi, dimana taraf kehidupan warga Jakarta meningkat, tidak akan ada lagi warga Jakarta yang tinggal di tempat-tempat kumuh dan di pinggiran kali.

Persoalan penting lainnya yang harus diatasi oleh gubernur Jakarta mendatang adalah premanisme. Rio menjelaskan, mulai dari lurah hingga presiden; warga pribumi dan asing; dan pucuk pimpinan tertinggi TNI/Polri ada di Jakarta. Apalagi Jakarta adalah wajah Indonesia.

"Harusnya orang merasa lebih aman dan nyaman (tinggal di Jakarta). Gubernur harus menangani persoalan keamanan ini. Sepanjang itu tidak ada (aman dan nyaman) maka orang akan saling mencurigai. Orang merasa insecure. Kalau di Jakarta seperti itu (merasa insecure) apalagi di daerah," demikian Rio. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya