Berita

ABURIZAL BAKRIE/ist

PILKADA DKI JAKARTA

Payah, Golkar Masih Belum Bersikap Padahal Aburizal Sudah Berkoar-koar Kemarin

SELASA, 06 MARET 2012 | 13:48 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Partai Golkar sampai ini belum memutuskan dan mengumumkan siapa yang akan diusung sebagai calon gubernur DKI Jakarta pada Juli 2012 mendatang.

Sampai saat ini, partai berlambang pohon beringin itu masih menimang-nimang dua nama, yaitu Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin dan anggota Komisi I DPR Tantowi Yahya.

"(Tapi) kecenderungan kita, siapapun yang bisa membawa dukungan dari partai lain, elektabilitas dan bisa mengatasi persoalan Jakarta (itu yang akan didukung)," jelas kepada DPP Partai Golkar Ade Komaruddin di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Selasa, 6/3).

Karena, lanjut Ade, hasil survei yang digelar, Partai Golkar ingin mencalonkan kadernya sebagai gubernur, bukan wakil gubernur, meski kursi Golkar di DPRD tidak cukup untuk mengusung calon sendirian.

Untuk itu, lanjut Ade, agar Golkar bisa mengusung cagub, calon yang diusung itu bisa menggaet partai lain agar mencukupi persyaratan mengajukan pasangan calon yaitu minimal 15 kursi.

"Golkar hanya tujuh kursi. Tentu, orang (calon yang diusung) itu harus bisa membawa dukungan ke partai lain," katanya.

Lebih jauh dia mengatakan, kemungkinan Golkar akan berkoalisi dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Damai Sejahtera (PDS).

Selain itu, dia mengungkapkan, calon yang diusung itu juga harus memiliki elektabilitas yang tinggi. Ditambah lagi, calon tersebut bisa menyelesaikan persoalan DKI Jakarta, yakni banjir dan macet.

Partai Golkar terus mengulur waktu pengumuman siapa jagoannya yang akan diusung pada pemilihan gubernur DKI Jakarta. Yang terbaru kemarin, Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie menegaskan, partainya mengumumkan Senin petang pukul 4 sore. Tapi nyatanya tidak jadi. [zul]


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya