Berita

Fernando Alonso

Olahraga

Ferrari Diragukan di Seri Pembuka

Formula Satu
SELASA, 06 MARET 2012 | 08:04 WIB

RMOL.Laga balapan Formula Satu (F1) tinggal dua pekan lagi. Na­mun, tim Ferrari mengaku belum punya persiapan khusus jelang digelarnya seri pembuka di Sir­kuit Albert Park, Australia, 18 Ma­ret mendatang.

Hal itu diungkapkan Direktur Tek­nik Ferrari, Pat Fry seperti di­kutip NineMSN. Dia meng­aku tidak yakin dua pebalapnya; Fernando Alonso dan Felipe Mas­sa bisa naik podium di Australia alias juara.

“Berburu podium di Melbour­ne? Untuk sekarang, saya kata­kan tidak. Kami cukup kecewa dengan level performa pada tes-tes terakhir dan saya rasa, masih ba­nyak pekerjaan rumah yang ha­rus dikerjakan,” kata Fry.

Dari hasil tes pra musim bebe­rapa pekan lalu, para pebalap Ku­da Jingkrak, julukan Ferarri meraih hasil kurang memuaskan. Selain itu, ketidakpuasan lainya tertuju kepada mobil barunya. Dimana Sistem Exhaust belum di sempurnakan, sehingga pada seri perdana nanti mengharapkan ber­kesempatan mempelajari kembali data kendaraan untuk dianalisa.

“Yang jelas, masalah kami ma­sih terkait soal exhaust. Kami me­ngalami sedikit kemunduran da­lam hal pengembangannya. Sulit untuk memprediksi sebera­pa besar masalah kami,” ungkap be­kas montir Benetton dan Mc­Laren tersebut.

“Dalam sesi-sesi tes lalu, anda hanya bisa berasumsi dengan muatan bahan bakar dan kami mengharapkan jawaban yang jelas di Melbourne nanti. Ini ada­lah konsekuensi yang harus kami alami dengan perombakan mobil yang ada dan kami harus cepat mengatasinya,” ujar Fry.

Sementara itu, Pebalap Kimi Raik­konen berhasil menjadi pe­balap tercepat pada hari terakhir tes Formula One (F1) di Barcelo­na. Sedangkan Sebastian Vettel, se­cara mengejutkan berada di po­sisi paling buncit.

Laga sesi tahap kedua di Cata­lunya, Spanyol ini, Kimi meraih waktu tercepat satu menit 22.030 detik dari 41 putaran. Dia unggul 0.220 detik dari Alonso yang me­nempati posisi kedua. Sedang­kan di posisi ketiga di tempati Bruno Senna. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya