Berita

hidayat nur wahid/ist

Trimedya, Benny, Agus Gumiwang serta Hidayat Nur Wahid Bersaing Jadi Ketua Pansus RUU Kamnas

SENIN, 05 MARET 2012 | 15:44 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Setelah disahkan dalam Paripurna Selasa (27/2) lalu, Pansus Rancangan Undang-Undang Keamanan Nasional (RUU Kamnas) hari ini menggelar rapat perdana. Pada rapat perdana yang melibatkan lintas fraksi, Komis I, II dan III, ini mengagendakan pemilihan Ketua RUU Kamnas.

Rapat yang digelar terutup ini digelar di Ruang Rapat Pansus C lantai II Gedung Nusantara III, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Anggota Pansus RUU Kamnas Muhammad Najib, menjelaskan, sampai saat ini pimpinan komisi I dan III serta pimpinan DPR sedang menggelar lobi untuk menentukan siapa yang akan menjadi ketua pansus RUU Kamnas.

Saat ini sudah empat nama yang direkomendasikan sebagai calon ketua Pansus, lanjut anggota Komisi I DPR ini.

"Ada empat nama yang sudah direkomendasikan. Yaitu Trimedya Pandjaitan dari Komisi III: Pak Benny K. Harman dari Komisi III, Agus Gumiwang Kartasasmita dari Komisi I dan Hidayat Nur Wahid dari Komisi I. Jadi ada 4 orang . Dua orang dari Komisi III dan dua orang dari komisi I. Satu dari partai Golkar, satu dari PKS, satu dari PDIP dan satu dari Demokrat. Harapan kita ketua hari ini  sudah bisa diputuskan," kata Najib.

Setelah pimpinan baru definitif terpilih, pimpinan pansus ini yang akan memimpin dan membahas agenda-agenda terkait RUU Kamnas.

"Jadi isu kita saat ini belum masuk substansi atau isi," ujar politisi PAN ini.

Masih menurut M. Najib, Pansus RUU Kamnas ini akan melanjutkan dan sekaligus menyempurnakan apa-apa yang sudah dibahas dan dihadapi oleh Panja RUU Kamnas di Komisi I.

"DPR dalam kapasistas lebih luas yang diwakili oleh tiga komisi bisa menjadi mediator kekhawatiran rakyat dan kepentingan pemerintah, sehingga RUU Kamnas bisa lebih komprehensif," demikian Najib. [zul]


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya