Berita

kereta api/ist

Ketika Pelayanan PT KAI Tetap Tak Maksimal

SABTU, 03 MARET 2012 | 17:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Kekesalan penumpang Commuter Line jurusan Tanah Abang-Serpong yang berangkat sekitar pukul 16.00 WIB dari stasiun Tanah Abang dan sempat berhenti mendadak sekitar 10 menit tak lama setelah jalan, ternyata belum selesai.

Pasalnya, sekitar pukul 16.36 WIB, antara stasiun Palmerah dan Kebayoran Lama, kereta kembali berhenti. Kereta berhenti ternyata untuk mengangkut penumpang. Penumpang yang akan naik ini berasal dari penumpang commuter line jurusan yang sama yang berangkat terlebih dahulu dari Tanah Abang. Kereta berhenti karena mogok dan terpaksa diangkut ke kereta lain.

Alhasil, penumpang semakin geram. Karena jumlah penumpang menjadi membludak. Bisa disebut, satu kereta mengangkut untuk kapasitas dua kereta sekaligus.


Salah seorang penumpang yang baru naik mengisahkan, mereka lebih daru 40 menit berada di dalam kereta yang mogok tersebut. Penyebab mogok juga tak jelas. Awalnya disebutkan, listrik mati tapi kemudian diralat bahwa mesin rusak.

"Tapi ditanya lagi, katanya listrik mati. Jadi nggak jelas. Sabtu lalu juga seperti ini, kereta mogok," kata seorang ibu paruh baya yang mengaku turun di stasiun Serpong sambil menambahkan, yang membuat mereka kesal, petugas lama sekali membuka pintu kereta akhirnya mereka merasa seperti dipanggang dalam kereta.

Para penumpang pun terpaksa berdesakan di dalam kereta. Tapi, lagi-lagi emosi penumpang tak bisa ditahan. Mereka kemudian berteriak-teriak pada saat kereta berhenti di Stasion Kebayoran Lama. Di Stasiun, yang mestinya kereta jurusan Serpong berhenti dijalur satu tapi berhenti di jalur 3, penumpang yang lain kembali naik.

"Woi, sudah penuh ini," teriak seorang penumpang.

"Tutup pintunya, sudah nggak muat," timpal yang lain.

Sedangkan seorang penumpang yang lain tampak dan terdengar sedang menelepon seseorang. Dari nada bicaranya, kelihatannya dia menghubungi hotline PT KA. Karena dia menyampaikan keluhan penumpang yang membludak. Karena membludak, jendela kereta AC ini pun terpaksa dibuka karena pendingin udara dirasa tak mencukupi.

Kereta pun berjalan kembali sementara penumpang masih riuh. [arp]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya