Berita

Jorge Lo­ren­zo

Olahraga

Lorenzo: Ban Jadi Kunci Sukses

Jelang MotoGP
SABTU, 03 MARET 2012 | 09:25 WIB

RMOL. Pebalap Yamaha Jorge Lo­ren­zo menyatakan, kesiapan ban menjadi faktor penting meraih kesuksesan di ajang MotoGP 2012 men­da­tang. Karena, ban akan men­ja­di penentu di era perdana me­sin 1.000 cc.

Hal itu diungkapkan Loren­zo, setelah melakukan simulasi balapan pada motor Yamaha baru YZR-M1 pada hari ter­akhir uji coba resmi pra-musim di Sepang, Malaysia, kemarin. Dalam tes tersebut, pebalap asal Spanyol ini menye­le­sai­kan 19 lap dan itu merupakan ke­sempatan pertamanya untuk me­nilai kontruksi ban Bri­d­gestone baru yang lebih lunak untuk jarak panjang, dan dia terkejut karena terlalu cepat kehilangan grip.

“Saya melihat bahwa tahun ini hal tersebut akan sangat, sangat harus dijaga ketat untuk konsistensi kecepatan se­pan­jang balapan. Pebalap yang tidak memiliki masalah dengan ban sampai akhir balapan, akan mendapatkan musim yang bagus,” ujar juara dunia 2010 ini kepada MCN.

Bekas juara dunia dua kali kelas 250 cc ini juga mem­berikan komentar tentang per­bandingan antara motor mesin 1.000 cc dengan 800 cc. Me­nu­rutnya, tenaga besar dari ge­nerasi baru 1.000 cc ini, serta tantangan untuk mengatur per­geseran ban depan dan bela­kang, berarti mengendarai Ya­ma­ha pada tahun ini lebih me­ng­andalkan fisik dibandingkan dengan motor 800 cc.

“Saat pengereman, ketika an­da berada di pinggir maka anda selalu panik karena de­ngan ban lunak, motor itu sa­ngat aman ketika baru keluar dari pit. Tetapi kemudian, itu menjadi sangat sulit untuk di­kendarai karena selalu ber­gerak seperti pada kondisi hujan. Jadi, lebih sulit me­ngen­darainya dalam jarak yang panjang,” katanya. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya