Berita

nurul arifin/ist

RUU PEMILU

Nurul Arifin Janji Perjuangkan Perempuan Masuk dalam Nomor Urut Jadi

JUMAT, 02 MARET 2012 | 13:47 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Anggota Panitia Kerja Pembahasan RUU perubahan atas UU 10/2008 tentang Pemilu DPR, DPD, dan DPRD, Nurul Arifin berjanji akan memperjuangkan perempuan ditempatkan di nomor urut 1 atau masuk 3 besar dalam pemilihan legislatif 2014 mendatang.

Hal itu ia katakan saat menjadi pembicara dalam diskusi dengan tema, "30% Perempuan di Nomor Urut 1 Sebuah Kemestian" yang digelar DPD di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Jum'at, (2/3).

"Ini komitmen kami. Kami akan mendorong keterwakilan perempuan sebanyak 30 persen di semua daerah pemilihan dan ditempatkan di nomor urut 1 atau 3 besar dalam surat suara. Ini akan saya perjuangkan ke Panja," kata Nurul.

Bila perempuan ditempatkan pada nomor urut tersebut, menurutnya, akan lebih gampang dipilih. Tapi, Nurul yang juga anggota Komisi II DPR ini mengharapkan semua partai menyiapkan kader yang berkualitas disetiap daerah pemilihan.

"Ini memang agak sulit mencari kader perempuan apalagi 30 persen di setiap dapil," jelasnya.

Politikus Golkar ini menambahkan, persoalan utama pada setiap partai adalah kaderisasi dan rekrutmen anggota. Hal itu diakuinya memang tidak mudah tapi itu harus menjadi perhatian dan tugas utama partai. Makanya ia meminta, semua partai memberikan pendidikan politik kepada kadernya agar kualitas parlemen ke depan semakin baik. [zul]


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya