Berita

syarief hasan/ist

Syarief Hasan: Jumlah Koperasi Berkualitas Capai 54.643 Unit

JUMAT, 02 MARET 2012 | 13:29 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Sampai akhir tahun 2011, jumlah koperasi berkualitas di Indonesia telah mencapai 54.643 unit koperasi atau 77,30 persen dari total target sebanyak 70.000 koperasi.

Angka pencapaian itu, kata Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan, tersebar di berbagai provinsi. Pencapaian di atas 100 persen berada di tujuh provinsi, yaitu Sumatera Barat, Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Gorontalo, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan. Sedangkan pencapaian antara 75 persen-100 persen berada Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur,  Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Kalimantan Selatan.

Sementara pencapaian di atas 55 persen-75 persen, masih kata Syarief, berada Sumatera Utara, Riau, Bengkulu, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat dan Maluku Utara. Sedangkan pencapaian di bawah 55 persen berada Aceh, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Maluku, Irian Jaya Barat dan Papua.
     

     
"Selama 2011, program penciptaan pertumbuhan koperasi berkualitas, telah dilakukan pemeringkatan koperasi di 10 propinsi kepada 1.014 unit koperasi," kata Syarief baru-baru ini.

Syarief juga berjanji akan terus melakukan penguatan koordinasi antar-instansi yang membidangi Koperasi dan UKM, untuk mendorong pertumbuhan koperasi berkualitas.

"Kementerian Koperasi dan UKM telah melakukan beberapa kegiatan diantaranya melalui rapat-rapat regional, rapat koordinasi nasional dan kegiatan Temu Konsultasi Nasional yang diikuti oleh seluruh Kepala Dinas tingkat Kabupaten dan Provinsi," demikian Syarief. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya