Berita

Alvent Yulianto/Hendra Aprida Gunawan

Olahraga

Alvent/Hendra Angkat Koper

Jerman Terbuka Grand Prix Gold 2012
JUMAT, 02 MARET 2012 | 09:18 WIB

RMOL. Pasangan ganda putra Indo­nesia Alvent Yulianto/Hendra Aprida Gunawan harus angkat koper dari turnamen bulutangkis Jerman Terbuka Grand Prix Gold 2012.

Alvent/Hendra yang menem­pati unggulan keenam ditum­bang­kan pasangan non unggulan dari Korea Selatan, Kim Ki Jung/Kim Sa Rang 13-21 dan 10-21 di putaran kedua.

Di laga tersebut, Alvent/Hen­dra terlihat kewalahan me­layani permainan Kim Ki Jung/Kim Sa Rang. Bahkan, Alvent/Hendra sering melakukan kesa­lahan se­hingga menguntungkan lawan.

Atas kekalahan tersebut, Me­rah Putih masih menyisakan dua wakil di ganda putra yaitu Mar­kis Kido/Hendra Setiawan dan Bona Sep­tano/Muhammad Ahsan.

Kido/Hendra yang menempati unggulan ketujuh menghadapi pasangan Thailand, Songphon Anugritayawon/Sudket Prapa­ka­mol. Sedangkan Bona/Ahsan di­unggulan keempat melawan pa­sa­ngan China, Hong Wei/Shen Ye. Saat berita ini diturunkan, ke­­­dua pasangan tersebut sedang bertanding.

Di ganda campuran, pasangan baru Hendra Setiawan/Vita Ma­rissa gagal melaju ke perem­pat­final, setelah disingkirkan pa­sa­ngan Denmark unggulan keem­pat, Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl 14-21 dan 17-21.

Sedangkan wakil Indonesia di ganda campuran tinggal menyi­sa­­kan pasangan Muhammad Rijal/Debby Susanto yang akan menghadapi pasangan China, Hong Wei/Pan Pan memperebut­kan tiket perempatfinal.

 Di tempat terpisah, lebih dari 600 siswa SD dan SMP ikut me­meriahkan turnamen bulutangkis MILO School Competition 2012 yang berlangsung di GOR Mas­ter Malang, Jawa Timur.

Prillia Sandra, Business Exe­cutive Manager MILO men­yata­kan, malang merupakan kota per­tama menjadi tuan rumah tur­na­men tahunan tersebut. Even yang diikuti 130 sekolah yang terdiri dari 80 SD dan 50 SMP ini tidak hanya dari kota Malang, tapi dari kota Probolonggo, Su­ra­­baya, Batu, Blitar dan sekitarnya.

“Kami akan terus menjaga ko­mitmen untuk menggelar MI­LO School Competition setiap ta­­hun. Tujuannya, untuk memfa­silitasi para siswa SD dan SMP yang ingin menjadi juara dalam dunia olahraga bulutangkis,” ka­ta­nya. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya