Berita

Andrea Dovizioso

Olahraga

Yamaha Kuasai Hari Kedua

Ujicoba MotoGP Di Sepang
KAMIS, 01 MARET 2012 | 09:20 WIB

RMOL. Absennya empat pebalap tim Honda di ujicoba kedua MotoGP di Sirkuit Sepang, Malaysia, mem­bawa berkah bagi tim Yamaha.

Tidak tanggung-tanggung, tim berlambang garpu tala itu mem­borong empat posisi tercepat yang ditempati Ben Spies, Jorge Lorenzo dan dua pebalap satelit Yamaha, Andrea Dovizioso serta Cal Crut­chlow.

Spies mencatat waktu tercepat dua menit 1,285 detik. Semen­tara Lorenzo terpaut 0,008 detik di belakang Spies. Sementara, Dovizioso membuntuti ketiga de­ngan selisih 0,237 dan Cal Crutchlow terpaut 0,410 detik.

Yang mengejutkan, catatan yang diraih Spies lebih cepat se­tengah detik dari raihan terbaik pe­balap Honda, Casey Stoner pa­­da hari pertama Selasa, (28/2), lalu.

Sayang, di sesi tersebut, Hon­da tidak menurunkan empat pe­ba­lapnya yaitu pebalap Repsol Hon­da Casey Stoner, Dani Ped­ro­sa, Alvaro Bautista (Gresini), dan Stefan Bradl (LCR), setelah motor Pedrosa mengalami masa­lah mesin di sesi terakhir tes hari pertama.

Guna mencari tahu penyebab­nya, Honda melakukan penge­cekan lanjutan, dengan konse­kuensi semua pebalapnya absen pada uji coba hari kedua, Rabu (29/2).

Saat latihan pertama Pedrosa sebenarnya tampil cukup im­pre­s­if sehingga finis di posisi kedua, di belakang rekan setimnya, Ca­sey Stoner.

Akan tetapi, pebalap Spanyol tersebut terpaksa kembali ke pit se­telah mesinnya bermasalah saat sesi terakhir. “Masalah terja­di  saat lintasan lurus dan kemu­dian motor mengalami beberapa ma­salah. Saya mendapatkan lam­pu merah sehingga ini berarti anda harus berhenti. Sekarang mereka sedang melakukan pe­nge­cekan,” ujar Perosa.

Proses pengecekan itu ber­lang­sung hingga Rabu pagi, yang ber­arti empat pebalap pengguna me­sin RC213V, terpaksa absen pada dua jam sesi pembuka yang ber­langsung di trek kering, sebelum hujan deras mengguyur lintasan pada tengah hari.

Meskipun empat pebalapnya absen, Honda akhirnya sempat menurunkan test rider-nya untuk melakukan uji coba terakhir hari Rabu ini. Kousuke Akiyoshi di­daulat untuk menjalankan tugas tersebut. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya