Berita

ahmad rifai/ist

Ahmad Rifai: Kelihatan Banget Rosa Dimainkan LPSK

RABU, 29 FEBRUARI 2012 | 22:27 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Pengacara Ahmad Rifai tidak aneh dengan anggapan sebagian publik bahwa Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) telah mengancam Mindo Rosalina Manulang sampai-sampai berbuntut pada pencabutan surat kuasa.

Ancamannya, di satu sisi Rosa akan tetap diberi perlindungan kalau mencabut surat kuasa terhadap Rifai karena telah membocorkan menteri peminta fee 8 persen yang bakal dibuka Rosa kepada publik. Sementara kalau tidak, maka LPSK yang akan mencabut perlindungannya.

"Saya berpikiran sama juga," kata Rifai kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 29/2).


Rifai sendiri mendapat surat pemecatan dari Rosa pada Minggu malam (26/2). Dua hari sebelumnya, Ketua LPSK Haris Semendawai kepada media menyampaikan ancaman akan mencabut perlindungan terhadap Rosa kalau koar-koar Rifai tak direstui Rosa.

"Nampak jelas LPSK menciptakan kondisi-kondisi itu," tegas Rifai.

Adanya pengkondisian terhadap Rosa, jelas dia, juga terlihat dari surat pencabutan kuasa yang dibuat Rosa, dimana dituliskan, menyerahkan sepenuhnya informasi mengenai korupsi yang diketahui kepada LPSK dan KPK. Sementara sebelumnya, menurut dia, Rosa mengaku sangat senang didampingi Rifai dan dua pengacara lainnya. Rosa juga mengatakan akan membongkar korupsi-korupsi di Kementerian, salah satunya mengenai menteri peminta fee 8 persen.

"Kelihatan banget kalau Rosa dimainkan oleh mereka (LPSK)," tandas Rifai.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya