Berita

arthur mas/ist

Dunia

Arthur Mas dan 170 Pengusaha Kunjungi Maroko

RABU, 29 FEBRUARI 2012 | 22:26 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Bersama 170an pengusaha, Presiden Katalonia Arthur Mas tengah mengunjungi Kerajaan Maroko. Kunjungan itu merupakan bagian dari upaya kedua belah pihak membangun pondasi hubungan ekonomi yang lebih baik.

Katalonia adalah sebuah wilayah otonomi Spanyol yang berada di timur-laut negara itu. Wilayah otonom berpenduduk 7,5 juta jiwa dan seluar 32.000 kilometer persegi ini memiliki empat provinsi, yakni Barcelona, Gironia, Lleida dan Terragona. Seperti halnya Maroko, negeri yang namanya berarti Tanah Benteng ini juga dikenal sebagai salah satu tujuan turisme.

Arthur Mas mengunjungi Maroko hari Selasa lalu (28/2). Ini adalah kali pertama Arthur Mas mengunjungi Maroko sejak berkuasa pada 2010. Jumlah anggota delegasi yang dibawanya lebih besar dari yang pernah dibawa dalam kunjungan pemimpin-pemimpin Katalonia sebelumnya.

Selain ibukota Rabat, rombongan Arthur Mas juga direncanakan mengunjungi pusat bisnis Maroko, Kasablanka, dan wilayah utara Maroko yang sedang berbenah dengan kecepatan tinggi, Tangier.

Kamis nanti (1/3), Arthur Mas direncanakan menghadiri peresmian forum ekonomi Maroko dan Katalonia di Rabat. Menurut jadwal, kunjungan delegasi Katalonia di negeri Muhammad VI itu akan berakhir pada 3 Maret mendatang.

Dalam kunjungan ini, pihak Maroko dan Katalonia antara lain akan membahas rencana pembangunan pembangkit energi di Tangier yang akan dibiayai oleh kelompok bisnis Katalonia, Bamesa.

Sebagai salah satu kawasan paling makmur di Spanyol, Katalonia menyumbangkan 25 persen ekspor negara itu pada tahun 2011. Kawasan ini memiliki sekitar 34 persen perusahaan Spanyol yang mengekspor produknya. Selama ini Katalonia dikenal sebagai pusat industri jasa, kimia, farmasi, dan proses makanan. Namun belakangan, pengusaha-pengusaha Katalonia mulai melirik sektor bioteknologi dan energi terbarukan serta nanoteknologi. [guh]

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya