ilustrasi/ist
ilustrasi/ist
RMOL. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik jadi bulan-bulanan anggota Komisi VII. Ini karena Menteri Jero berniat menaikkan bahan bakar minyak (BBM), namun tidak mengubah pijakan formilnya, yakni Undang-undang 22/2011 tentang APBN 2012.
"Kita tidak bisa membuat keputusan kali ini. Ini tidak ada landasan hukumnya, karena masih berlaku Pasal 7 ayat 4 Undang-undang 22/2011 tentang APBN tahun 2012, kalau mau diubah, maka ubah dulu UU-nya," kata Wakil Ketua Komisi VII Zainudin Amali dalam rapat kerja DPR-Kementerian ESDM di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/2).
Dalam Pasal 7 ayat 4, Undang-undang 22/2011 tentang APBN tahun 2012 disebutkan alokasi bahan bakar minyak bersubsidi dilakukan tepat sasaran melalui pembatasan penggunaan Premium untuk kendaraan roda empat. Pembatasan akan dilakukan 1 April mendatang di Jawa dan Bali. Dalam aturan lainnya, yaitu Pasal 7 ayat 6, disebutkan bahwa harga jual eceran BBM bersubsidi tidak dinaikkan.
Populer
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08
Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59
Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43
Kamis, 02 April 2026 | 10:39
UPDATE
Minggu, 05 April 2026 | 21:48
Minggu, 05 April 2026 | 21:29
Minggu, 05 April 2026 | 20:57
Minggu, 05 April 2026 | 20:47
Minggu, 05 April 2026 | 20:31
Minggu, 05 April 2026 | 19:58
Minggu, 05 April 2026 | 19:56
Minggu, 05 April 2026 | 19:15
Minggu, 05 April 2026 | 18:51
Minggu, 05 April 2026 | 18:33