Berita

Formula 1 musim 2012

Olahraga

F1 Musim Ini Bakal Alot

SENIN, 27 FEBRUARI 2012 | 08:06 WIB

RMOL. Kabar gembira bagi tim me­dioker Formula 1 musim 2012. Diramalkan, tahun ini persai­ngan bakal ketat dan tidak ada lagi dominasi dari tim raksasa.

Terawangan itu dilakukan Bos McLaren Martin Whit­marsh yang menyebutkan tim kecil bakal mengambil alih do­minasi dan tim besar tampak­nya harus bekerja keras jika ingin tetap eksis. Prediksi itu di­ungkapkannya setelah meli­hat tim besar sekelas Red Bull dan McLaren di hari terakhir tes pramusim tahap kedua di sirkuit Catalunya.

Saat itu para driver Red Bull dan McLaren tercatat di posisi keempat dan keenam. Seperti diketahui, di hari keempat tes pramusim kemarin terjadi em­pat kali pergantian tim keluar sebagai yang teratas.

Padahal, ta­hun lalu gelar di­raih Sebasti­an Vettel dari tim Red Bull.  

Vettel mendapat perlawanan ke­ras dari, Nico Hulkenberg, Pas­tor Maldonado dan Kamui Kobayashi bergantian menjadi pembalap dengan catatan wak­tu terbaik. Whitmarsh melihat tim besar malah bersaing ketat dengan sesama tim papan atas lainnya. Rivalitas itu bakal mem­buat tim kecil menyeruak sebagai yang tercepat.

“Itu terlihat ketat. Menye­dihkan kami tidak menjadi tim yang mendominasi. Kabar bu­ruk buat saya. Tapi kabar baik­nya adalah tak ada lagi yang dominan atas yang lain. Red Bull terlihat kuat, Ferrari dan Mercedes cukup bersaing, tapi tim kecil juga bersemangat,” sahut Whitmarsh di Crash.

Whitmarsh menyadari kalau tim-tim yang turun berujicoba tidak tampil dengan kekuatan terbaiknya dalam sesi tersebut. Itu juga terjadi pada McLaren Mercedes, yang lebih meme­n­tingkan mengumpulkan data yang dibutuhkan ketimbang sekadar tampil cepat.

“Saya menduga tim-tim be­sar bisa dua atau tiga detik le­bih cepat jika mereka mau ber­usaha lebih keras lagi, tapi bu­kan itu inti permainannya. Ka­mi tidak mencoba memenangi kejuaraan musim dingin, kami mencoba mengumpulkan data dan bersiap sehingga kami bisa tangguh di musim ini,” tuntas Whitmarsh. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya