Berita

Alexander P­o­vet­kin

Olahraga

Kalah Kontroversial, Huck Minta Rematch

SENIN, 27 FEBRUARI 2012 | 08:00 WIB

RMOL. Petinju Rusia, Alexander P­o­vet­kin sukses mempertahankan gelar tinju kelas berat WBA. Mes­ki demikian dia sempat dire­potkan oleh Marco Huck sebe­lum menang dengan angka tipis dalam laga di Porsche Arena, Jer­man dini hari kemarin WIB.

Kemenangan itu membuat Po­vetkin mempertajam rekor tan­dingnya menjadi 24-0, 16 dian­taranya menang KO. Sedang Huck menjadi 34-2, 25 diantara­nya menang KO.

Saat ronde kedua, sebuah pu­ku­lan keras Huck sempat me­nge­­na telak di ronde kedua. Ber­untung Povetkin yang lahir 2 Sep­­tember 1979 mampu berta­han hingga bel berbunyi.

Wasit Luis Pabon kerap kali mengingatkan Povetkin yang ber­ulang kali menunduk sangat ren­dah untuk menghindari ke­pa­lan Huck. Di tiap rondenya tam­pak Povetkin selalu menghindar dengan cara salah sehingga sela­lu di tegur wasit.

Selain itu, Huck mendapat du­ku­ngan di saat pukulan demi pu­kulan tepat mengenai muka Po­vetkin.  

Di  ronde sembilan Huck me­la­­yangkan pukulan keras ke mu­ka sehingga pelipis mata kiri Si­nga Putih sobek dan menge­luar­kan sedikit darah.

Hal itu terjadi kembali di ron­de ke 11. Hujan pukulan Huck berakhir dengan sebuah tinju ke arah muka yang membuat Pove tersudut.

Povetkin kewalahan menje­lang memasuki ronde terakhir. Bahkan di detik-detik akhir dia sem­pat sempoyongan, berun­tung hingga bel ronde akhir ber­bu­nyi, Povetkin tetap tegak dan gelar kelas berat WBA tetap me­lilit di pinggangnya.

Ini merupakan sukses kedua kalinya dalam mempertahankan gelar. Sebelumnya Povetkin me­raih gelar itu pada perebutan sa­buk WBA yang lowong atas Rus­­lan Chagaev 27 Agustus 2011.

Meski melalui pertandingan cukup berat bagi Pove, namun ha­kim ring menyatakan dialah keluar sebagai pemenang dengan angka  114-114 116-113 116-112. Meski banyak pendukung Huck yang kecewa karena meni­lai ido­lanya itu sebenarnya lebih aktif menyerang dan banyak pu­ku­lannya yang mengena Povetkin.

“Di ronde terakhir ia sudah su­lit berdiri namun tetap dinya­ta­kan menang.  Saya kira para pe­non­ton lebih tahu siapa peme­nang­nya,” kilah Huck.

Huck menginginkan petarung­an ulang. “Saya lebih dominan dan menunjukkan kelas saya ma­lam ini,” katanya. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya