Berita

peta papua

Diingatkan, Pemerintah Serius Wujudkan Kesejahteraan di Papua

SENIN, 27 FEBRUARI 2012 | 10:56 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Umum PP. Pemuda Muhammadiyah, Saleh Daulay, meminta pemerintah serius mewujudkan percepatan pembangunan di Papua. Pasalnya, pembangunan infrastruktur dan pembangunan SDM sudah sangat mendesak untuk dilakukan.

Menurutnya, masalah sosial yang ada akan dapat diatasi jika pemerintah serius mewujudkan janji-janjinya dalam membangun Papua.

Hal itu disampaikan Saleh saat berdialog dengan tema "Transformasi Pendidikan untuk Menata Masa depan Papua" bersama 150 mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Teknik Komputer Jayapura, di Papua akhir pekan lalu.

"Selain infrastruktur, saya melihat bahwa pembangunan SDM melalui pengembangan lembaga-lembaga pendidikan sangat diperlukan. Pengentasan kemiskinan dan berbagai problem sosial lain hanya bisa diatasi bila masyarakat diberdayakan lewat jalur pendidikan. Bangsa-bangsa besar di berbagai belahan dunia selalu memulai akselerasi pembangunannya melalui pendidikan," ujar Saleh.

Dari sisi anggaran pendidikan, lanjut Saleh, Papua perlu juga mendapatkan perlakuan khusus. Bila di tingkat nasional anggaran pendidikan ditetapkan sebesar 20 persen, maka untuk Papua perlu dinaikkan hingga kisaran 35-40 persen. Dengan anggaran sebesar ini, akses pendidikan akan semakin terbuka bagi semua warga Papua. [zul]


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya