Berita

ilustrasi

Pengamat Timur Tengah: Mengembargo Iran Bukan Solusi Terbaik

KAMIS, 23 FEBRUARI 2012 | 16:13 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Harga minyak dunia terus melambung akibat embargo Amerika dan Eropa terhadap Iran terkait program nuklir negeri para mullah itu.

Menurut pengamat Timur Tengah dari Pusat Kajian Timur Tengah dan Dunia Islam (PKTTDI) Universitas Muhammadiyah Jakarta, sanksi embargo tersebut bukanlah solusi terbaik.

"Sanksi itu justru merugikan banyak negara di dunia karena berdampak melonjaknya harga minyak dunia," katanya kepada Rakyat Merdeka Onlinepetang ini, Kamis (23/2).

Sebagai pangsa pasar terbesar minyak Iran, lanjut Hery, Eropa dan juga AS harusnya mengedepankan dialog untuk mencari solusi agar program nuklir Iran benar-benar untuk kepentingan damai dan kesejahteraan.

Akibat sanksi tersebut, Iran menghentikan ekspor minyaknya ke AS dan Uni Eropa. Menurut Hery, keputusan sanksi terhadap Iran lebih didasari pada kepentingan politik.

Ia berharap, AS dan Eropa, juga Iran kembali berunding dan mencari jalan keluar terbaik untuk menghindari krisis energi. [zul]


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya