Berita

ikatan pencak silat indonesia

Olahraga

Prabowo Dijagokan Kembali Pimpin IPSI

SELASA, 21 FEBRUARI 2012 | 08:36 WIB

RMOL. Letjen (Purn) Prabowo Su­bianto siap kembali me­mimpin Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) masa bakti kedua 2012-2016, dalam Musyawarah Nasional (Mu­nas) ke-XIII yang akan digelar di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta, 22-23 Februari, mendatang.

Hal itu diungkapkan Sekre­tris Umum PB IPSI, Erizal Cha­niago kepada wartawan di Jakarta, kemarin. “Pak Prabo­wo siap untuk dipilih kembali pada munas nanti. Bukan beli­au yang mengajukan diri, tapi siap dipilih jika peserta Munas menghendakinya,” kata Erizal.

Menurut Erizal, sampai se­jauh ini baru nama Prabowo yang disebut-sebut untuk dica­lonkan kembali sebagai Ketua Umum PB IPSI. “Sah sah saja kalau ada calon lain asal me­nenuhi minimal sepuluh suara, tapi sejauh ini saya belum men­dapat laporan ada calon lain yang mengajukan diri,” kata Erizal yang mengaku de­kat dengan bekas Pangkostrad ini.

Munas tersebut akan diikuti oleh 49 peserta yang mempu­nyai hak suara, yaitu 33 yang berasal dari Pengurus Daerah (Pengda) serta 16 dari perguru­an di seluruh Tanah Air.

Sebelum Munas yang akan memilih Ketua Umum untuk periode 2012-2016, akan digelar Rapat Kerja Nasional (Rapar­nas) di tempat yang sama deng­an agenda memba­has peru­bahan AD/ART serta penyem­purnaan aturan pertandingan.

“Di daerah, sangat sulit un­tuk mencari tokoh yang mau me­ngabdi sebagai ketua umum Pengda IPSI. Banyak daerah yang menyampaikan keluhan karena mereka kesulitan men­cari pengganti ketua umum yang masa jabatan mereka su­dah selesai,” katanya.

Ical menepis anggapan Mu­nas tersebut akan diguna­kan Prabowo yang juga Ketua De­wan Pembina Partai Gerindra itu untuk menggalang kekua­tan jelang Pemilu 2014, men­da­tang. “Sama sekali tidak ada in­struksi yang bersifat politis ke­pada pada peserta Munas, mes­ki ada sebagian dari mere­ka yang memang kader dari Ge­­rin­dra,” kata Erizal. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya