Berita

Zulham Effendi/rmol

Zulham Effendi Terpilih Sebagai Koordinator PPI Dunia

SENIN, 20 FEBRUARI 2012 | 12:32 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Kongres Persatuan Pelajar Indonesia Dunia 2012 dengan tema Think Global, Act Nasional yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia berakhir pada Minggu kemarin (19/2). Kongres berlangsung sejak Jumat, (17/2).

Acara Kongres PPI Dunia 2012 ini diikuti oleh 28 negara perwakilan PPI. Yaitu, Malaysia, Singapura, Thailand, Philipina, Jepang, Inggris, Australia, Selandia Baru, Portugal, Austria, Arab Saudi, Sudan, Lebanon, Turki, Swedia, Jerman, Korea Selatan, Jordania, Maroko, Pakistan, Mesir, Yaman, Norwegia, Belanda, Rusia, India, Perancis dan Indonesia yang diwakili oleh beberapa BEM Airlangga, UGM, UNRI, Lancang Kuning, dan Trisakti.

Sesuai kesepakatan Kongres, PPI Dunia akan membentuk Lembaga Kajian Stratejik. Lembaga ini akan mengkaji segala permasalahan bangsa dan nantinya wadah ini juga dijadikan saran seluruh masyarakat Indonesia untuk mendapatkan solusi dari permasalahannya.

Pasalnya, sesuai kesepakatan lainnya, PPI Dunia menetapkan jargon PPI Dunia ke depan yaitu PPI untuk Indonesia, PPI Dunia siap mengabdikan seluruh potensinya untuk bangsa Indonesia. Lewat Kongres PPI Dunia ini juga diharapkan PPI terus dapat mengembangkan potensi dan perannya di luar negeri.

Dalam keterangan pers yang diterima, peserta kongres juga sepakat memilih Zulham Effendi, Ketua Umum PPI Malaysia, sebagai Koordinator PPI Dunia. Pada kongres tersebut juga telah terbentuk Dewan Presidium PPI Dunia yaitu Malaysia, Mesir dan Portugal.

Di sela-sela Kongres PPI Dunia 2012 yang dibuka Menteri Kordinator Perekonomian Hatta Rajasa, juga digelar seminar sehari. Seminar ini membincangkan berbagai permasalahan bangsa Indonesia yang dilihat dari aspek perekonomian, politik, hukum dan sosial budaya.

Sejumlah tokoh nasional hadir sebagai pembicara.

Mereka antara lain mantan Ketua DPR Akbar Tanjung, anggota Komisi I DPR Muhammad Najib, Vice President World Assembly Youth Ahmad Dolly Kurnia, Wakil Ketua Komisi III DPR Tjatur Sapto Edy, Direktur Analisa Strategis Kementerian Pertahanan Brig Jend. TNI Paryanto, mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli dan Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga Andi Mallarangeng. [zul]


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya