Berita

dahlan iskan

Abraham Samad, Jokowi, dan Dahlan Iskan Bisa Jadi Pemimpin Alternatif

JUMAT, 17 FEBRUARI 2012 | 20:30 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Diskusi Forum Alumni Kelompok Cipayung dengan jajaran redaksi Rakyat Merdeka di gedung Graha Pena, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, petang ini (Jumat, 17/2), mengerucut siapa kira-kira yang bisa menjadi pemimpin alternatif.

Sekretaris Jenderal Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Effendy Choiri menyodorkan tiga nama. Yaitu, Walikota Solo Joko Widodo; Ketua KPK Abraham Samad; dan Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan.

Gus Choi, demikian ia akrab disapa, menilai Jokowi tipikal pemimpin yang merakyat, antara sikap dan tindakan.  Figur seperti Jokowi ini sudah sudah lama dirindukan rakyat.

"Ini (Jokowi) kontras dengan SBY yang beda antara tindakan dan pidato," jelas anggota Komisi I DPR ini.

Sedangkan Abraham Samad, sebagai tokoh baru, muda, dari daerah berani melawan arus.

"Dia agak beda," lanjutnya.

Sementara Dahlan Iskan bersikap sederhana, konkret dan cepat dalam memberikan solusi. Hal ini berbeda dengan para menteri lainnya.

"figur-figur ini yang dirindukan," imbuh Gus Choi.

Tapi, Ketua IKA PMII Arief Mudatsir Mandan menginterupsi. Menurutnya masih butuh waktu untuk memutuskan apakah tokoh-tokoh itu tetap konsisten di masa yang akan datang. Karena banyak orang yang dulunya. "Tapi (setelah) dekat dengan SBY, berubah," jelasnya.

Untuk Abraham Samad, menurutnya, belum cukup hanya berhasil membongkar kasus wisma atlet SEA Games yang melibatkan elit Partai Demokrat. Karena itu sepak terjang Samad juga harus ditunggu.

"Berani tidak (Abraham Samad) membongkar kasus besar lainnya. (kasus) Century saja. Jadi Kita tunggu saja," tandasnya. [zul]


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya