Berita

saleh husin

KECELAKAAN BUS

Tindak Tegas Perusahaan Bus yang Abai Keselamatan Penumpang

SABTU, 11 FEBRUARI 2012 | 18:18 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Dugaan bahwa rem bus Karunia Bhakti blong sebagai penyebab terjadinya kecelakaan maut kemarin mengindikasikan ada yang salah dalam manajemen perusahaan bus tersebut.

"Ini akibat pengawasan dari pemilik bus dan pembinaan kepada para sopir yang sangat lemah dan lebih mengutamakan setoran sehingga hal ini sering terjadi," kata anggota Komisi Perhubungan DPR Saleh Husin (Sabtu, 11/2).

Di kawasan Pasar Cisarua, Bogor, kemarin, bus Karunia Bhakti jurusan Garut-Jakarta itu menabrak beberapa mobil kecil, motor, dan juga menghantam bus Doa Ibu yang datang dari awah berlawanan. Tak sampai disitu, bus juga terus meluncur dan menabrak warung bakso dan sebuah villa. Setidaknya, 14 orang tewas dan puluhan lainnya luka ringan dan berat atas indisen tersebut.

Pengawasan yang lemah dari pemilik bus, lanjut Sekretaris Fraksi Hanura ini, bisa dilihat di jalan raya, dimana acap kali bus-bus angkutan umum sering melaju dengan kecepatan tinggi dan ugal-ugalan.

"Untuk itu harus menjadi perhatian serius Ditjen Perhubungan Darat (Kementerian Perhubungan) dalam memberikan ijin maupun pemeriksaan berkala terhadap bus angkutan umum. Dan  jangan ragu untuk mencabut ijin perusahaan bus tersebut bila bersalah sehingga ada efek jera," tandasnya.[zul]


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya