Berita

hayono isman/ist

Pesan Pendek Hayono Isman Tak Berbalas, Dimanakah Angelina Sondakh?

JUMAT, 03 FEBRUARI 2012 | 22:16 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hayono Isman prihatin dengan penetapan status tersangka kepada Angelina Sondakh oleh KPK.

Hayono mengaku telah menyampaikan rasa prihatinnya kepada Angie langsung, tak lama setelah Ketua KPK Abraham Samad mengumumkan status tersebut tadi siang melalui pesan singkat.

"Saya sampaikan prihatin. Saya mendoakan semoga Angie tabah," kata dia saat diwawancara Jak TV beberapa saat lalu (Jumat, 3/2).


Angie tak merespon pesan singkat Hayono. Tak ada jawaban yang dikirim Angie. Apa alasannya Hayono tak paham.

Sejauh ini keberadaan Angie tak banyak diketahui pubik. Angie izin tak mengikuti rapat Fraksi Partai Demokrat yang digelar tadi siang, atau beberapa saat sebelum pengumuman dirinya bestatus tersangka oleh KPK. Sebaliknya, setelah pengumuman itu Angie pun tidak nongol. Terkait itu, Hayono juga tidak mengetahui dimana keberadaan Angie saat ini.

"Dimana pun dia berada, Angie adalah kader yang tabah, punya karakter yang baik," ucap Haryono.

Apa Partai Demokrat menjamin Angie tetap berada di Indonesia? Hayono menegaskan Angie yang harus menjamin dirinya sendiri, bukan orang lain atau partai.

Langkah partai ke depan?

"Dinonaktifkan dari jabatannya sebagai pengurus iya. Sebagai anggota DPR belum bisa karena belum ada putusan hukum tetap. Kalau pemecatan sebagai kader harus dilihat dulu nanti," jawab Hayono. [dem]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya