Berita

anas urbaningrum/ist

Tercium, Ada Ketakutan Luar Biasa terhadap Anas Urbaningrum di 2014

JUMAT, 03 FEBRUARI 2012 | 11:32 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Sampai saat ini Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum bukan sebagai saksi, apalagi sebagai tersangka dalam kasus korupsi apapun, termasuk dalam kasus suap proyek pembangunan wisma atlet SEA Games. Anas adalah orang yang bebas secara hukum.

"(Karena itu) yang meminta Anas mundur tidak punya alasan mendasar. Desakan meminta Mas Anas mundur sangat berlebihan," tegas Sekretaris Departemen Penegakan Hukum DPP Partai Demokrat Ma'mun Murod Al-Barbasy kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Jumat, 3/1).

Ma'mun Murod memastikan hanya minoritas kecil di Demokrat yang menghendaki Anas mundur dari jabatannya. Sementara mainstream pengurus dan kader partai berlambang bintang mercy itu masih loyal terhadap mantan Ketua Umum PB HMI itu baik di pusat, daerah, maupun di tingkat cabang.  Dia mencium ada skenario sistematis untuk menjatuhkan Anas. Semua cara dilakukan baik di internal partai dimanfaatkan, begitu juga di luar dilakukan.

"Demo kemarin di rumah Anas cermin gerakan sistematis. Apalagi di antara pendemo ada 'premen' berjubah dan bertasbih. Ini politik yang sama sekali tidak sehat. Tidak bermartabat," kesalnya.

Mantan Ketua PP Pemuda Muhammadiyah ini melihat, bahwa upaya pendongkelan terhadap Anas adalah cermin ketakutan apabila bersaing pada pemilihan umum 2014 mendatang. "Ada ketakutan yang luar biasa dibenak lawan-lawan politik, utamanya dari partai lain untuk pertarungan di 2014. Sehingga segala cara dilakukan untuk jatuhkan Anas," tandasnya. [zul]


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya