Berita

ikrar nusa bhakti/ist

Pengamat LIPI: Kicauan Elit Demokrat Tidak Indah, Bikin Sakit Kuping

KAMIS, 02 FEBRUARI 2012 | 22:05 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Ikrar Nusa Bhakti, berpendapat bahwa elit Partai Demokrat benar-benar sudah pecah. Setidaknya, kata dia, saat ini ada tiga macam elit partai Demokrat terkait mengemukanya prahara yang dialami sang ketua umum, Anas Urbaningrum.

"Ada yang ingin menyelamatkan partai, ada yang ingin menyelamatkan dirinya sendiri, dan ada yang ingin menaikkan diri sendiri," kata Ikrar saat diwawancara TV One beberapa saat lalu (Kamis, 2/2).

Ia juga berpendapat, desakan beberapa DPD agar Anas mundur sebagai suatu kemajuan. Hal itu juga sekaligus membantah seolah-olah partai Demokrat kompak dan solid seperti yang ditampilkan Anas Cs saat menggelar rapat di kantor DPP, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat dua hari lalu.


Ikrar pun mengingatkan bahwa pembelaan elit Demokrat, seperti oleh Sutan Bhatoegana dengan mengatakan bahwa pergunjingan internal yang terjadi saat ini sebagai dinamika positif bagi partai tidaklah pas. Sebab, segala kicauan yang bernada saling serang antar sesama kader Demokrat betul-betul akan merugikan Demokrat.

"Ini dinamika tidak positif. Kicauan-kicauan itu tidak indah, bikin sakit kuping dan bisa bikin sakit partai," tandasnya. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya