Berita

LMND: Lakukan Pemutihan 42 Tahanan Tragedi Bima dan 57 Tersangka Pembakaran Kantor Bupati!

KAMIS, 02 FEBRUARI 2012 | 15:47 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Peristiwa pembakaran kantor Bupati Bima Nusa Tenggara Barat tidak bisa dinilai dari satu sisi (sudut pandang kepolisian), tapi juga harus dari sisi kepentingan masyarakat.

"Petani tentu tidak akan membiarkan hak ruang hidup mereka berupa tanah pertanian bawang dengan kualitas impor dirusak dengan masuknya PT. SMN yang mau membuka pertambangan emas," kata Ketua Umum Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Lamen Hendra Saputra, kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Kamis, 2/2).

Di samping akumulasi kemarahan masyarakat terhadap SK Bupati 188 tentang izin eksplorasi tambang yang sekarang sudah dicabut, ada hal lain yang melatarbelakangi kerusuhan sosial di Bima. Pertama, kejadian pembantaian oleh kepolisian di Pelabuhan Sape yang menewaskan tiga orang dan puluhan orang korban luka, kemudian tuntutan pembebasan Adi Supriyadi yang dianggap provokator pengrusakan kantor Camat Lambu dan 42 orang yang dianggap menjadi provokator pendudukan Pelabuhan.


"Masyarakat menginginkan terjadi pemutihan tapi pihak kepolisian malah menetapkan 57 tersangka baru. Kami menilai sikap arogansi pihak kepolisian ini tidak terlepas dari mental kepolisian yang masih berwatak kolonial," ujarnya.

Walaupun SK 188 sudah dicabut, masyarakat masih melakukan pemblokiran tiga kecamatan Sape, Lambu dan Langgudu dengan tuntutan pemutihan 42 tahanan dan 57 tersangka yang dianggap kepolisian adalah provokator pembakaran.[ald]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya